Indah Jesica Hutapea
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTEGRASI NILAI-NILAI KEARIFAN LOKAL SUMATERA UTARA DALAM PEMBELAJARAN BANGUN DATAR DI SEKOLAH DASAR Indah Jesica Hutapea; Joy Gracia Pakpahan; Chade Chatena Munte; Nadila Dirawan Tanjung; Clarisa Br Simarmata; Nurhudayah Manjani
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 : Edisi Desember 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v1i2.1656

Abstract

Pembelajaran bangun datar di sekolah dasar sering dianggap abstrak sehingga siswa mengalami kesulitan memahami konsep dasar geometri. Artikel ini bertujuan menjelaskan bagaimana integrasi kearifan lokal Sumatera Utara dalam perspektif etnomatematika dapat digunakan sebagai pendekatan kontekstual untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap bangun datar. Metode yang digunakan adalah kajian literatur melalui analisis berbagai jurnal, buku, dan sumber ilmiah terkait etnomatematika, budaya lokal, dan pembelajaran geometri. Hasil kajian menunjukkan bahwa artefak budaya seperti Rumah Bolon, motif ulos, kain tenun Melayu, Bika Ambon, dan onde-onde mengandung representasi bangun datar, seperti persegi, persegi panjang, segitiga, trapesium, belah ketupat, dan lingkaran yang dapat dijadikan media konkret dalam pembelajaran. Integrasi budaya tersebut membantu siswa menghubungkan konsep abstrak dengan objek nyata, meningkatkan motivasi belajar, serta menumbuhkan apresiasi terhadap budaya daerah. Implikasinya, pembelajaran matematika berbasis etnomatematika dapat menjadi strategi efektif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan relevan bagi siswa sekolah dasar.
ANALISIS PENGGUNAAN LKPD BERBASIS STEM TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA DI SDN 060878 MEDAN TIMUR Asiah Ramadhani; Asaria Semaya Girsang; Chelsy Sipayung; Indah Jesica Hutapea; Rizka Amelia; Salwa Mawla
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4670

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar memiliki peranan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, serta keterampilan pemecahan masalah peserta didik. Namun, dalam praktiknya proses pembelajaran masih sering berpusat pada guru sehingga keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran belum optimal. Kondisi tersebut menyebabkan kemampuan berpikir kritis siswa belum berkembang secara maksimal. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan keaktifan dan partisipasi siswa, salah satunya melalui penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis STEM. Pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) menekankan keterpaduan berbagai disiplin ilmu serta mendorong siswa untuk aktif dalam mengamati, menganalisis, dan memecahkan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan LKPD berbasis STEM dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV pada materi perubahan wujud benda. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SDN 060878 Medan Timur dengan subjek penelitian yaitu guru dan siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan LKPD berbasis STEM mampu meningkatkan keaktifan, motivasi belajar, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Siswa menjadi lebih aktif dalam mengamati, berdiskusi, menganalisis, serta menyimpulkan hasil pembelajaran. Selain itu, penggunaan LKPD juga membantu siswa dalam memahami materi secara lebih sistematis. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala, seperti adanya siswa yang belum sepenuhnya memahami langkah-langkah kerja dalam LKPD sehingga memerlukan bimbingan dari guru. Dengan demikian, penggunaan LKPD berbasis STEM memberikan peran positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar.