Salwa Mawla
Universitas Negeri Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMAHAMAN SISWA TERHADAP HUBUNGAN JARAK DAN WAKTU DALAM PENGUKURAN KECEPATAN: SEBUAH STUDI KUALITATIF Nurhudayah M; Adilah Hidayah Harahap; Chelsy Sipayung; Intan Arnianda; Salwa Mawla
Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE) Vol. 1 No. 2 (2025): Vol. 1 No. 2 : Edisi Desember 2025
Publisher : PT. Jurnal Center Indonesia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijete.v1i2.1758

Abstract

Pemahaman konsep jarak, waktu, dan kecepatan merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam melihat hubungan fungsional antarbesaran tersebut, sehingga pemahaman yang terbentuk bersifat parsial dan cenderung berbasis hafalan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk pemahaman siswa serta miskonsepsi yang muncul terkait hubungan jarak dan waktu dalam pengukuran kecepatan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah yang relevan mengenai konsep dasar kecepatan, representasi matematis, dan kesalahan umum siswa dalam menyelesaikan soal berbasis hubungan jarak–waktu. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelemahan utama siswa terletak pada kemampuan translasi informasi, interpretasi grafik, dan pemahaman rasio, yang berdampak pada munculnya miskonsepsi seperti membaca grafik sebagai lintasan atau menganggap kecepatan sebagai angka terbesar tanpa mempertimbangkan waktu. Penelitian ini menegaskan pentingnya pembelajaran yang mengintegrasikan representasi multipel dan pengalaman konkret agar siswa mampu membangun pemahaman konseptual yang utuh. Temuan ini diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam materi pengukuran kecepatan di sekolah dasar.
ANALISIS PENGGUNAAN LKPD BERBASIS STEM TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS IV PADA MATERI PERUBAHAN WUJUD BENDA DI SDN 060878 MEDAN TIMUR Asiah Ramadhani; Asaria Semaya Girsang; Chelsy Sipayung; Indah Jesica Hutapea; Rizka Amelia; Salwa Mawla
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.4670

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar memiliki peranan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, serta keterampilan pemecahan masalah peserta didik. Namun, dalam praktiknya proses pembelajaran masih sering berpusat pada guru sehingga keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran belum optimal. Kondisi tersebut menyebabkan kemampuan berpikir kritis siswa belum berkembang secara maksimal. Oleh karena itu, diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu meningkatkan keaktifan dan partisipasi siswa, salah satunya melalui penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis STEM. Pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) menekankan keterpaduan berbagai disiplin ilmu serta mendorong siswa untuk aktif dalam mengamati, menganalisis, dan memecahkan masalah yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan LKPD berbasis STEM dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV pada materi perubahan wujud benda. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian dilaksanakan di SDN 060878 Medan Timur dengan subjek penelitian yaitu guru dan siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan LKPD berbasis STEM mampu meningkatkan keaktifan, motivasi belajar, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Siswa menjadi lebih aktif dalam mengamati, berdiskusi, menganalisis, serta menyimpulkan hasil pembelajaran. Selain itu, penggunaan LKPD juga membantu siswa dalam memahami materi secara lebih sistematis. Namun, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala, seperti adanya siswa yang belum sepenuhnya memahami langkah-langkah kerja dalam LKPD sehingga memerlukan bimbingan dari guru. Dengan demikian, penggunaan LKPD berbasis STEM memberikan peran positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar.