Rif’ah Inayati
Universitas Trunojoyo Madura

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Role Of Point Of View In Royyan Julian's Dendam Pali Ayu Chandra Sasmita; Erika Citra Sari Hartanto; Rif’ah Inayati
Journal of Social, Culture, and Language Vol 2, No 1 (2023): Journal of Social, Culture, and Language
Publisher : Journal of Social, Culture, and Language

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jscl.v2i1.22865

Abstract

Sudut pandang adalah salah satu elemen penting dalam karya sastra, khususnya dalam sebuah cerita. Sudut pandang dapat membangun sebuah cerita dalam banyak perspektif sehingga pembaca dapat merasakan ceritanya. Dalam studi ini, penulis menganalisis sudut pandang dalam cerita pendek Dendam Pali karya Royyan Julian. Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang jenis sudut pandang apa yang digunakan dalam cerita dan bagaimana sudut pandang dapat mempengaruhi narasi dalam cerita pendek tersebut. Data penelitian berasal dari sebuah cerita pendek berjudul Dendam Pali dalam buku antologi cerita pendek berjudul Ludah Nabi di Syekh Raba karya Royyan Julian. Metode penelitian yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah metode dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori oleh Kenney (1966) tentang jenis sudut pandang dalam fiksi. Dalam analisis ini, jenis sudut pandang yang ditemukan dalam cerita pendek Dendam Pali karya Royyan Julian adalah serba tahu, terbatas, dan kombinasi keduanya. Kata kunci: cerita pendek, Dendam Pali, sudut pandang,
Revealing The Main Characters Through The Attitude System in The Folktale Asal Usul Kata Madura M Hanif Farukhdin; Diah Ikawati Ayuningtias; Sriyono; Rif’ah Inayati
Lingua : Journal of Linguistics and Language Vol. 3 No. 4 (2025): December 2025
Publisher : Indonesian Scientific Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61978/lingua.v3i4.1231

Abstract

This study aims to reveal the characteristics of the main characters in the folktale Asal Usul Kata Madura through the attitudinal system. This study was conducted because research on how emotion, moral judgments, and evaluations are expressed through language in Indonesian folklore is still very limited. Using the qualitative descriptive method, data were obtained through in-depth reading, identification of clauses containing evaluative elements, and grouping based on three attitude subsystems, namely affect, judgment, and appreciation. The results of the analysis show that affect is the most dominant form of attitude, particularly the expression of insecurity and dissatisfaction, accompanied by moral judgments through judgment, and a small amount of evaluation through appreciation. A total of 35 clauses were identified and analysed from the folklore, consisting of 10 data for Sang Hyang Tunggal, 16 data for Bendoro Gung, and 9 data for Raden Segoro, providing comprehensive data for mapping the attitudes of the main characters. This study concludes that language evaluation in Madurese folklore functions as a means of conveying moral and emotional messages that are passed down from generation to generation. Further studies are recommended to analyse more folklore to enrich the reader’s understanding of evaluative patterns in Indonesian cultural narratives. This study presents a detailed map of attitudes that reveals how character identities are constructed linguistically in the oral tradition of Madura, and offers a systematic model for interindividual analysis that can be applied to other regional folklore in Indonesia.