Fatimah Fatimah
STIT Al-Ittihadiyah Labuhanbatu Utara Sumatera Utara, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Metode Storytelling dalam Penanaman Nilai Karakter Islami pada Anak Usia Dini Perspektif Kurikulum Pendidikan Islam Mursal Aziz; Dedi Sahputra Napitupulu; Fatimah Fatimah
Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 18 No. 1 (2026): Al-Munawwarah : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Wathan Samawa Sumbawa Besar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35964/almunawwarah.v18i1.521

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai karakter Islami pada anak usia dini yang masih menghadapi kendala dalam pembelajaran yang cenderung kurang menarik dan belum menyentuh aspek afektif secara optimal. Metode storytelling dipandang sebagai alternatif yang mampu menyampaikan nilai-nilai moral secara kontekstual, menyenangkan, dan bermakna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas metode storytelling dalam penanaman nilai karakter Islami pada anak usia dini dalam perspektif kurikulum pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif yang dilaksanakan di PAUD Kasih Anggun Pasar Bilah, dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, orang tua, dan anak usia dini. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode storytelling efektif dalam menanamkan nilai karakter Islami seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan empati, yang terlihat dari perubahan perilaku anak baik di sekolah maupun di rumah. Selain itu, storytelling meningkatkan keterlibatan, antusiasme, dan pemahaman anak terhadap nilai-nilai moral melalui pengalaman belajar yang menyenangkan. Keberhasilan metode ini didukung oleh kreativitas guru, kebijakan lembaga, dan peran orang tua, meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dan media pembelajaran. Dengan demikian, storytelling merupakan strategi yang relevan dan efektif dalam pembelajaran berbasis kurikulum pendidikan Islam untuk membentuk karakter anak usia dini secara holistik.