Hadi Chandra
Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Nilai Gotong Royong dalam Pendidikan Karakter di Era Digital: Kajian Pustaka Anna Nurbaiti; Hadi Chandra
Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter Vol 3 No 1 (2026): Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/masagi.v3i1.9059

Abstract

Teknologi digital mengubah cara interaksi sosial dan memengaruhi pendidikan karakter peserta didik. Gotong royong yang telah berubah menjadi individualisme digital adalah nilai budaya Indonesia yang menghadapi tantangan di era digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana nilai gotong royong dapat diinternalisasi dalam konteks digital melalui strategi pendidikan karakter yang adaptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (library research) yang berfokus pada konsep pendidikan karakter digital terhadap nilai gotong royong dalam budaya Indonesia. Sumber data berupa data sekunder yang diperoleh dengan menganalisis buku, jurnal nasional dan internasional, dan laporan relevan terkait pendidikan karakter digital, digital citizenship, serta konsep gotong royong dalam budaya Indonesia. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dengan menelusuri dan menyeleksi literatur yang sesuai dengan fokus penelitian. Teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) melalui tahapan reduksi data, pengelompokan konsep serta interpretasi dan sintesis data untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gotong royong digital dapat ditumbuhkan melalui; integrasi literasi digital ke dalam pembelajaran untuk membangun kesadaran kolaboratif dan etika bermedia dan penciptaan ekosistem pembelajaran digital yang mendorong kerja sama, empati, dan partisipasi aktif. Penelitian ini menegaskan bahwa gotong royong tetap relevan dalam era digital apabila direkonstruksi menjadi konsep kolaborasi digital, empati online, dan partisipasi berbasis teknologi. Temuan ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan kurikulum dan strategi pendidikan karakter di Indonesia.