Pembentukan karakter merupakan aspek penting dalam mencetak calon pendidik yang profesional dan berkepribadian luhur, khususnya bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Karakter seperti kedisiplinan dan tanggung jawab tidak hanya dibentuk melalui proses pembelajaran, tetapi juga melalui peran lingkungan yang melingkupinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran lingkungan dalam pembentukan karakter mahasiswa PGSD di Universitas Perjuangan Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner online menggunakan Google Form. Responden penelitian ini adalah mahasiswa aktif dari berbagai angkatan. Data dianalisis dengan perhitungan persentase dan rata-rata skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kampus, dosen, dan keluarga berperan cukup kuat dalam membentuk karakter mahasiswa, dengan skor rata-rata 3,3 hingga 4,0 pada skala 1–5. Kebijakan akademik kampus (4,00) dan dukungan keluarga (4,00) menjadi faktor dominan dalam membentuk kedisiplinan dan tanggung jawab. Keteladanan dosen (3,93) dan lingkungan pertemanan (3,93) juga berpengaruh signifikan. Namun, peran teman sebaya sebagai teladan disiplin (3,36) dan dukungan keluarga dalam pengaturan waktu belajar (3,29) masih perlu ditingkatkan. Temuan ini menegaskan bahwa lingkungan kampus dan keluarga merupakan faktor eksternal yang penting dalam proses internalisasi nilai-nilai karakter mahasiswa PGSD. Upaya penegakan aturan yang konsisten, pembudayaan disiplin, dan peningkatan kepedulian kampus menjadi saran tindak lanjut untuk memperkuat pembentukan karakter calon guru secara optimal.