Ikhsan Sirojul Wahhaj
Universitas Padjadjaran

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tren Penelitian Kesehatan Mental Remaja: Analisis Bibliometrik dalam Satu Dekade Terakhir Ikhsan Sirojul Wahhaj; Rully Khairul Anwar; Ikhsan Sirojul Wahhaj; Rully Khairul Anwar; Yunus Winoto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i2.2025.1

Abstract

Kesehatan mental remaja merupakan topik yang populer dalam lingkup penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bibliometrik guna meninjau berbagai literatur terkait topik kesehatan mental remaja dalam satu dekade terakhir berdasarkan data dari Scopus. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis bibliometrik deskriptif. Hasil dari penelitian ini berfokus pada analisis bibliometrik dari 4 poin utama: 1) Jurnal, penulis, dan afiliasi paling banyak publikasi kesehatan mental remaja; 2) Tren publikasi kesehatan mental remaja dari waktu ke waktu; 3) Negara paling aktif mempublikasikan kesehatan mental remaja; 4) Tren topik kesehatan mental remaja berdasarkan kata kunci. Analisis bibliometrik menunjukkan bahwa jurnal paling banyak publikasi adalah Journal of Child Psychology and Psychiatry and All sebanyak 97 artikel. Penulis dengan publikasi terbanyak yaitu McNicholas F sebanyak 51 artikel. Afiliasi dengan jumlah publikasi terbanyak adalah University College London sebanyak 274 artikel. Sejak 2017 hingga 2024 penelitian kesehatan mental remaja selalu meningkat dan tahun 2024 adalah tahun terbanyak publikasi artikel jurnal sebanyak 697 artikel. United Kingdom menjadi negara paling aktif dalam publikasi penelitian kesehatan mental remaja sebanyak 4.554 artikel dengan penulis dari negara yang sama dalam satu artikel. Topik kesehatan mental remaja memiliki tren yang sangat beragam, dengan banyak isu terkait yang masih minim penelitian. Hal ini membuka peluang untuk menjadi area penelitian baru yang dapat dieksplorasi.