Maria Alexandra Itu
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Pojok Baca untuk Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas V SDI Malafai Maria Alexandra Itu; Yosefina Uge Lawe; Pelipus Wungo Kaka; Maria Alexandra Itu; Yosefina Uge Lawe; Pelipus Wungo Kaka; Ermelinda Yosefa Awe
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i5.2025.5

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat pojok baca dalam meningkatkan minat baca siswa kelas 5 di SDI Malafai. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan kelas (PTK) mengikuti desain Kemmis & McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari 4 tahap yaitu: (1) perencanaan, (2) Tindakan, (3) pengamatan, (4) refleksi, yang dalam pelaksanaan serta observasi dilakukan secara bersamaan. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa siswi kelas V SDI Malafai yang berjumlah 5 orang. Objek penelitian ini adalah pemanfaatan pojok baca dalam meningkatkan minat baca. Metode pengumpulan data adalah observasi dan angket. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi dan angkat dan dianalisis dengan statistik deskriptif kuantitatif. Melalui pojok baca, siswa tidak hanya diberikan akses terhadap buku-buku Pelajaran, tetapi juga buku cerita, majalah, dan sumber bacaan lain yang relevan untuk menstimulasi minat dan kebutuhan membaca . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan pojok baca mampu meningkatkan minat baca siswa kelas V SDI Malafai, dari 44% pada siklus I menjadi 72% pada siklus II. Berdasarkan hasil angket, minat baca siswa berada pada kategori kuat dengan rentang nilai 61–80%. Temuan ini memperkuat bukti bahwa pojok baca dapat menjadi sarana efektif dalam membangun budaya literasi dan meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan membaca di sekolah dasar.