This Author published in this journals
All Journal CENDEKIA PENDIDIKAN
Julianti Julianti
Universitas Terbuka

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA MELALUI INTEGRASI KEARIFAN LOKAL PADA MATERI PANCAINDRA MATA DI KELAS V SEKOLAH DASAR Julianti Julianti; Ryan Dwi Puspita
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8235

Abstract

Pendidikan di sekolah dasar berperan sangat penting dalam membangun pengetahuan dan kemampuan berpikir siswa. Salah satunya adalah aspek kemampuan kogntif. Kemampuan kognitif merupakan proses pembelajaran yang berkaitan dengan aktivitas siswa dalam memperoleh, mengolah, dan menggunakan pengetahuan. IPAS merupakan salah satu mata pelajaran yang seharusnya menarik dan menyenangkan, karena membahas fenomena alam serta kehidupan sehari-hari yang dekat dengan pengalaman siswa. Salah satu materi dalam mata pelajaran IPAS kelas V adalah pancaindra manusia yaitu mata. Pemahaman tentang pancaindra sangat penting karena berkaitan erat dengan aktvitas sehari-hari siswa, sekaligus memberikan dasar pengetahuan bagi mereka untuk menjaga kesehatan organ tubuhnya. Namun, dalam praktiknya, materi ini masih sering didominasi oleh metode ceramah dan penugasan, sehingga membuat siswa kurang aktif dan antusias, dan dirasa abstrak oleh siswa apabila hanya dijelaskan secara lisan tanpa dukungan media visual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan kognitif siswa dengan menggunakan media berbasis multimedia digital yang terintegrasi dengan kearifan lokal pada materi pancaindra mata pada siswa kelas V SDN Ciloa Kecamatan Sumedang Selatan. Berdasarkan analisis data dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 14 siswa, bahwa kemampuan kogntif siswa mengalami peningkatan setelah menggunakan media berbasis multimedia yang terintegrasi dengan kearifan lokal. Hal ini terlihat dari perolehan hasil belajar siswa, obeservasi siswa, dan observasi guru selama tiga kali pertemuan. Hasil belajar siswa mencapai 93%, observasi siswa mencapai 95%, dan observasi mencapai guru 98%.