This Author published in this journals
All Journal CENDEKIA PENDIDIKAN
Yulia Indra Rahayu
Universitas Terbuka

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EKSPLORASI PENDEKATAN KOOPERATIF DAN KOLABORATIF TIPE TGT MELALUI PERMAINAN TAPAK GUNUNG DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER PADA PEMBELAJARAN IPAS KELAS III SD Yulia Indra Rahayu; Ryan Dwi Puspita
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8236

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya penguatan pendidikan karakter serta kurangnya pemanfaatan permainan tradisional sebagai kearifan lokal dalam pembelajaran di Sekolah Dasar, yang menyebabkan proses belajar cenderung kurang variatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi penerapan pendekatan kooperatif dan kolaboratif tipe Teams Games Tournament (TGT) melalui permainan Tapak Gunung dalam mengembangkan karakter peserta didik pada pembelajaran IPAS kelas III. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi model TGT dengan permainan Tapak Gunung secara signifikan mampu memunculkan nilai-nilai karakter esensial seperti kerja sama, tanggung jawab, disiplin, kejujuran, dan sportivitas. Peserta didik menunjukkan antusiasme serta keaktifan yang sangat tinggi, yang berimplikasi pada peningkatan keterampilan sosial, kemampuan komunikasi, dan kepercayaan diri dalam berinteraksi di dalam kelompok. Proses pembelajaran menjadi jauh lebih interaktif, menyenangkan, dan efektif dalam menanamkan karakter positif melalui pengalaman belajar yang bermakna dan kontekstual bagi peserta didik. Dengan demikian, pendekatan ini terbukti menjadi alternatif inovatif yang mampu mentransformasi nilai-nilai kearifan lokal menjadi sarana pengembangan karakter yang komprehensif di lingkungan sekolah dasar.