Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Fungsi Ganda Sonar Pasif untuk Deteksi Penangkapan Ikan Ilegal dan Pemantauan Ekologi Maritim: Analisis Bibliometrik Raffy Bagus Prayudha; Trismadi; Syachrul Arief
PendIPA Journal of Science Education Vol 10 No 2 (2026): April - June
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.10.2.533-544

Abstract

Pemantauan maritim terpadu sangat krusial di tengah ancaman kerusakan ekosistem global akibat eksploitasi perairan secara ilegal. Literatur saat ini masih terfragmentasi pada pembahasan komponen teknologi secara terpisah sehingga menyisakan kesenjangan riset yang nyata dalam pemetaan holistik interaksi lintas disiplin antara domain komputasi, infrastruktur fisik, dan target ekologi dalam satu kerangka kerja fungsi ganda. Penelitian ini bertujuan mengisi celah tersebut dengan memetakan lanskap literatur global terkait penerapan strategi penggunaan ganda sonar pasif untuk deteksi penangkapan ikan ilegal dan pemantauan ekologi maritim. Desain penelitian memadukan analisis bibliometrik kuantitatif dan tinjauan literatur sistematis kualitatif. Sebanyak 217 dokumen final berhasil diekstraksi dari pangkalan data Scopus pada rentang publikasi tahun 2006 hingga 2026 dengan mengikuti protokol penyaringan ketat. Analisis data dieksekusi menggunakan perangkat lunak pemetaan visual untuk mengevaluasi jaringan kemunculan bersama kata kunci dan metrik performa objektif. Hasil analisis mengungkap lonjakan publikasi secara eksponensial semenjak tahun 2019 yang dipelopori oleh Tiongkok pada volume produksi dan Amerika Serikat pada dampak sitasi. Pemetaan topologi jaringan memunculkan tiga klaster tematik utama. Klaster pertama menyoroti integrasi arsitektur kecerdasan buatan untuk otomatisasi pelacakan armada kapal gelap. Klaster kedua berfokus pada peran diagnostik ekoakustik untuk mengukur tingkat stres mamalia laut dan degradasi terumbu karang. Klaster ketiga menegaskan posisi hidrofon resolusi tinggi sebagai fondasi perangkat keras penangkap sinyal presisi. Kesimpulan penelitian ini membuktikan konvergensi antara sensor akustik mutakhir dan algoritma komputasi cerdas sanggup menciptakan sistem pengawasan laut yang akurat dan bersahabat dengan lingkungan. Keberhasilan implementasi berskala global pada masa depan akan sangat bergantung pada optimalisasi komputasi tepi dan kolaborasi pembagian data lintas yurisdiksi perairan.
Transformation of the Situ Cikaret Landscape (1901-2025):Spatial Change Analysis Based on Colonial Maps and Satellite Imagery: Spatial Change Analysis Based on Colonial Maps and Satellite Imagery Vauzul Rahmat; Syachrul Arief; Asep Adang Supriyadi
International Journal of Technology and Education Research Vol. 4 No. 02 (2026): International Journal of Technology and Education Research (IJETER)
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v4i02.4221

Abstract

Urban water bodies such as situ play a crucial role in maintaining hydrological, ecological, and spatial balance in the region, yet their existence is increasingly threatened by urbanization, settlement expansion, and uncontrolled land conversion. Situ Cikaret is one of the water bodies in Bogor Regency experiencing high development pressure amid the growth of the Cibinong area. This study aims to analyze the landscape transformation of Situ Cikaret over the period 1901–2025 using a spatial-historical approach to identify changes in water body area, morphological changes, and surrounding land use dynamics. The research employs descriptive-quantitative methods based on spatial-temporal analysis, integrating 1901 colonial maps, multitemporal Landsat imagery, high-resolution imagery, and Geographic Information Systems. Historical maps were georeferenced using four control points, achieving a Root Mean Square Error of ±2.11 meters. Classification accuracy tests yielded an overall accuracy of 89% and a Kappa coefficient of 86.26%, indicating high data accuracy. The results show that the water body area of Situ Cikaret shrank from 49.97 hectares in 1901 to 21.08 hectares in 2025, a reduction of 57.82%. Additionally, the settlement area increased significantly from 14.78 hectares to 205.61 hectares, accompanied by morphological changes such as narrowing, loss of water body branches, and fragmentation due to landfilling activities. This study concludes that long-term urbanization is the dominant factor in the landscape transformation of Situ Cikaret and underscores the importance of protecting situ buffer zones in sustainable spatial planning.