Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Karakteristik Gelombang Laut Indoneisa Untuk Mendukung Kegiatan Laut dan Keamanan Maritim Ajis Nur Efendi; Muhamad Farid Geonova; Pujo Widodo; Herlina Juni Risma Saragih; Panji Suwarno; Desi Albert Mamahit; Trismadi
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 7 No 2 (2023): G-Tech, Vol. 7 No. 2 April 2023
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4006.443 KB) | DOI: 10.33379/gtech.v7i2.1989

Abstract

Wave characteristics are one of the safety factors for shipping activities. For this reason, this study aims to determine the characteristics of the waves resulting from the BMKG Inawaves Model. The data used in this research is from 2011 to 2021. The results show that the wave characteristics in Indonesia are influenced by the western season, namely December-February, which shows that high waves dominate in the Indian Ocean, North Natuna Sea and Pacific Ocean with an average wave height of 2-3 meters. In the East Season, between June and August, the average high waves dominate the Indian Ocean region with an average wave height of 2-3.5 meters. Meanwhile, in Transition Season I in March-May, the average height value that dominates the Indian Ocean region is a wave height of 2-3 meters. For the Second Transitional Season, in September-November, the wave height dominates the waters of the Indian Ocean with an average of 2-3 meters
Analisis Banjir Rob di Wilayah Pesisir Bintan Utara Sebagai Upaya Mendukung Keamanan Maritim Pande Made Rony Kurniawan; Pujo Widodo; Herlina Juni Risma Saragih; Panji Suwarno; Endro Legowo; Trismadi
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 7 No 2 (2023): G-Tech, Vol. 7 No. 2 April 2023
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.861 KB) | DOI: 10.33379/gtech.v7i2.2324

Abstract

Kecamatan Bintan Utara merupakan daerah berisiko bencana banjir rob akibat tingginya pasang surut air laut sehingga keamanan maritim maupun keamanan nasional dapat terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasang surut air laut di Kecamatan Bintan Utara saat terjadi banjir rob sebagai upaya mitigasi dalam mendukung keamanan maritim. Studi ini menggunakan data FNL, pasut PUSHIDROSAL dan curah hujan GSMaP dengan penggunaan model hidrodinamika Delft3D dan TMD untuk menghasilkan nilai pasang surut air laut serta nilai ambang batasnya. Studi ini menemukan bahwa tipe pasang surut air laut di wilayah ini bersifat semidiurnal, dengan pasang naik terjadi pada pagi hingga siang hari dan pasang surut pada sore hingga malam hari. Nilai ambang batas pasang surut air laut untuk masing-masing metode prediksi juga diperoleh, PUSHIDROSAL sebesar 2.6, TMD sebesar 0.3785, dan TMD+MSL sebesar 1.7925.
Strategi Fungsi Ganda Sonar Pasif untuk Deteksi Penangkapan Ikan Ilegal dan Pemantauan Ekologi Maritim: Analisis Bibliometrik Raffy Bagus Prayudha; Trismadi; Syachrul Arief
PendIPA Journal of Science Education Vol 10 No 2 (2026): April - June
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.10.2.533-544

Abstract

Pemantauan maritim terpadu sangat krusial di tengah ancaman kerusakan ekosistem global akibat eksploitasi perairan secara ilegal. Literatur saat ini masih terfragmentasi pada pembahasan komponen teknologi secara terpisah sehingga menyisakan kesenjangan riset yang nyata dalam pemetaan holistik interaksi lintas disiplin antara domain komputasi, infrastruktur fisik, dan target ekologi dalam satu kerangka kerja fungsi ganda. Penelitian ini bertujuan mengisi celah tersebut dengan memetakan lanskap literatur global terkait penerapan strategi penggunaan ganda sonar pasif untuk deteksi penangkapan ikan ilegal dan pemantauan ekologi maritim. Desain penelitian memadukan analisis bibliometrik kuantitatif dan tinjauan literatur sistematis kualitatif. Sebanyak 217 dokumen final berhasil diekstraksi dari pangkalan data Scopus pada rentang publikasi tahun 2006 hingga 2026 dengan mengikuti protokol penyaringan ketat. Analisis data dieksekusi menggunakan perangkat lunak pemetaan visual untuk mengevaluasi jaringan kemunculan bersama kata kunci dan metrik performa objektif. Hasil analisis mengungkap lonjakan publikasi secara eksponensial semenjak tahun 2019 yang dipelopori oleh Tiongkok pada volume produksi dan Amerika Serikat pada dampak sitasi. Pemetaan topologi jaringan memunculkan tiga klaster tematik utama. Klaster pertama menyoroti integrasi arsitektur kecerdasan buatan untuk otomatisasi pelacakan armada kapal gelap. Klaster kedua berfokus pada peran diagnostik ekoakustik untuk mengukur tingkat stres mamalia laut dan degradasi terumbu karang. Klaster ketiga menegaskan posisi hidrofon resolusi tinggi sebagai fondasi perangkat keras penangkap sinyal presisi. Kesimpulan penelitian ini membuktikan konvergensi antara sensor akustik mutakhir dan algoritma komputasi cerdas sanggup menciptakan sistem pengawasan laut yang akurat dan bersahabat dengan lingkungan. Keberhasilan implementasi berskala global pada masa depan akan sangat bergantung pada optimalisasi komputasi tepi dan kolaborasi pembagian data lintas yurisdiksi perairan.