Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi E-Government Melalui Aplikasi E-Office Sultan Bandung Di Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tati .; Yantsa Kahfi Latifah; Ahmad Fuad Fanani; Pirlo Aimar Renaldi; Tria Ananda Pramusinta
Jurnal Identitas Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Identitas
Publisher : Program Studi Administrasi Publik Fakultas Sosial dan Humaniora Universitas Muhammadiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi e-government menjadi salah satu upaya transformasi digital dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di era modern. Penelitian ini berfokus pada penerapan aplikasi E-Office Sultan Bandung di Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, yang bertujuan untuk mendigitalisasi pengelolaan administrasi, seperti surat masuk, surat keluar, dan perizinan tenaga kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ini mampu meningkatkan efisiensi proses administrasi hingga signifikan dibandingkan metode manual. Meski demikian, terdapat beberapa kendala, seperti gangguan teknis, rendahnya literasi digital pegawai, dan ancaman terhadap keamanan data. Solusi berupa pelatihan, penguatan infrastruktur, dan pengembangan keamanan sistem diperlukan untuk optimalisasi. Dengan demikian, aplikasi ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung efisiensi dan transparansi tata kelola pemerintahan berbasis elektronik.
COMPARISON AND EVALUATION ON THE WAR ON TERROR: REALISM, LIBERALISM, AND FEMINISM IN INTERNATIONAL RELATIONS THEORY Ahmad Fuad Fanani
Al-A'raf : Jurnal Pemikiran Islam dan Filsafat Vol. 23 No. 1 (2026)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/ajpif.v23i1.14892

Abstract

The emergence of global-network terrorism threats marks a new turn of world politics agenda. The terrorist attack on World Trade Center, New York and the Pentagon, Washington on 9/11/2001 became the iconic event. This event caused significant impacts on the US foreign and defense policies toward the global world. The War on Terror emerged as a new vocabulary in the world politics and shapes the new international security agenda in the Post Cold War era. The War on Terror changed the relations between states, particularly in shaping the alliance and re-alliance between the US and other countries such as in the building of the “coalitions of the willing”. Although terrorism has been placed as the new enemy and threat for national and global security, there is a debate on the definition, legality, and strategies of war on terrorism. It is no doubt, therefore, that the War on Terror is one of the contemporary agendas of world politics. This article will examine and analyze the War on Terror by applying three theoretical traditions of International Relations, namely Realism, Liberalism, and Feminism.
Pengambilan Keputusan Strategis dalam Pengaturan Konten Digital: Studi Kasus Kebijakan Pengendalian Hoaks di Era Digital Ahmad Fuad Fanani; Wina Arsy Septiani; Lu’luatul Kamalah; Muhamad Hamzah; Adit Abdillah
Jurnal Identitas Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Identitas
Publisher : Program Studi Administrasi Publik Fakultas Sosial dan Humaniora Universitas Muhammadiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52496/identitas.v5i1.694

Abstract

Penyebaran hoaks di era digital telah menjadi masalah serius yangmempengaruhi stabilitas sosial dan politik, terutama di Indonesia. Teknologi informasidan komunikasi, khususnya media sosial, yang seharusnya mempermudah kehidupan,malah sering dimanfaatkan untuk menyebarkan informasi palsu, yang berpotensi memicukonflik horizontal dan merongrong fondasi negara. Artikel ini membahas tantangandalam mengendalikan penyebaran hoaks melalui pendekatan kebijakan dan teknologi,dengan fokus pada penguatan literasi digital dan penggunaan logika kontrak pintarberbasis struktur graf sosial. Literasi digital menjadi solusi penting dalam membangunkemampuan kritis masyarakat dalam memilah informasi yang valid, sementara kontrakpintar berfungsi sebagai mekanisme untuk memblokir pesan palsu secara reaktif.Penelitian ini juga mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitaskebijakan pengendalian hoaks, seperti regulasi yang tidak konsisten, keterbatasankapasitas penegak hukum, serta tantangan dalam kolaborasi antar-pihak. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa penguatan literasi digital dan penggunaan teknologi canggih dapatmembantu mengurangi dampak negatif hoaks, namun penegakan hukum yang konsistendan kebijakan berbasis data tetap diperlukan untuk mencegah penyebaran hoaks lebihlanjut. Artikel ini juga menyoroti dilema antara kebebasan berekspresi dan pengendalianinformasi dalam upaya menjaga ketertiban dan stabilitas nasional
Implementasi E-Government Melalui Aplikasi E-Office Sultan Bandung Di Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tati .; Yantsa Kahfi Latifah; Ahmad Fuad Fanani; Pirlo Aimar Renaldi; Tria Ananda Pramusinta
Jurnal Identitas Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Identitas
Publisher : Program Studi Administrasi Publik Fakultas Sosial dan Humaniora Universitas Muhammadiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi e-government menjadi salah satu upaya transformasi digital dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di era modern. Penelitian ini berfokus pada penerapan aplikasi E-Office Sultan Bandung di Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, yang bertujuan untuk mendigitalisasi pengelolaan administrasi, seperti surat masuk, surat keluar, dan perizinan tenaga kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi ini mampu meningkatkan efisiensi proses administrasi hingga signifikan dibandingkan metode manual. Meski demikian, terdapat beberapa kendala, seperti gangguan teknis, rendahnya literasi digital pegawai, dan ancaman terhadap keamanan data. Solusi berupa pelatihan, penguatan infrastruktur, dan pengembangan keamanan sistem diperlukan untuk optimalisasi. Dengan demikian, aplikasi ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung efisiensi dan transparansi tata kelola pemerintahan berbasis elektronik.