Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Pelatihan Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Program (MBG) Makan Bergizi Gratis Amelisa Sipayung; Hilma Hermen; Aurik Mathias D Purba; Johan Paulo Sinaga; Ondo Apostel Purba
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7960

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan status gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak usia sekolah dan kelompok rentan. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan derajat kesehatan serta pengembangan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan makanan bergizi secara merata. Selain itu, program MBG juga berperan dalam membantu meningkatkan konsentrasi belajar, menjaga kesehatan tubuh, dan mengurangi risiko kekurangan gizi pada masyarakat. Namun, dalam implementasinya masih ditemukan berbagai tantangan, salah satunya munculnya laporan terkait makanan yang diduga terkontaminasi atau tidak memenuhi standar kelayakan konsumsi. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya penguatan aspek keamanan pangan dan kualitas pengelolaan program. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pelatihan sumber daya manusia dalam meningkatkan kompetensi tenaga pelaksana program MBG. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti artikel jurnal, buku akademik, dan laporan penelitian yang berkaitan dengan pelatihan sumber daya manusia dan keamanan pangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelatihan yang dilaksanakan secara sistematis dan berkelanjutan mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta sikap profesional tenaga pelaksana, khususnya dalam aspek pengolahan makanan, keamanan pangan, manajemen distribusi, dan pemenuhan standar gizi. Oleh karena itu, pengembangan program pelatihan yang terencana dan berkelanjutan menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan program MBG.