Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pola Pengasuhan Meningkatkan Kesadaran Peran Ayah di Yayasan Cahaya Putra Selatan Desvi Herleni; Mirna Ari Mulyani; Lena Marianti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8420

Abstract

Penelitian ini berjudul Implementasi Pola Pengasuhan Parenting dalam Meningkatkan Kesadaran Peran Ayah pada Klien di Yayasan Cahaya Putra Selatan (YCPS) Palembang. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena pernikahan di usia dini, di Indonesia yang menyebabkan sebagian remaja harus menjalankan peran sebagai orang tua tanpa kesiapan emosional, psikologis, dan ekonomi yang memadai sehingga akan berdampak pada pola pengasuhan yang kurang tepat dan berpotensi menimbulkan kekerasan terhadap anak. Fenomena ini juga ditemukan pada klien di Yayasan Cahaya Putra Selatan (YCPS) Palembang yang sebagian telah menjadi ayah di usia muda namun belum memiliki pemahaman yang baik mengenai tanggung jawab pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pola pengasuhan parenting dalam meningkatkan kesadaran peran ayah menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap klien yang mengikuti program pembinaan parenting. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sebelum berada di yayasan, klien cenderung menerapkan pola asuh otoriter yang ditandai dengan dominasi hukuman dan komunikasi yang terbatas. Setelah mengikuti program pembinaan, konseling, dan edukasi parenting, klien mulai memahami peran ayah sebagai pelindung, pendidik, dan teladan bagi anak serta menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap tanggung jawab pengasuhan. Kesimpulannya, implementasi pola pengasuhan parenting dapat menjadi strategi pembinaan yang efektif dalam meningkatkan kesadaran peran ayah serta mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak.
Efektivitas Bimbingan Karir dalam Meningkatkan Pemahaman Karir Anak Binaan Putus Sekolah di PSR ABH Kabupaten Ogan Ilir Siti Amanda Zahra Afifai; Mirna Ari Mulyani; Hartika Utami Fitri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8422

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman karir anak binaan yang putus sekolah di Panti Sosial Rehabilitasi Anak Berhadapan dengan Hukum (PSR ABH) Kabupaten Ogan Ilir. Kondisi ini dipengaruhi oleh keterbatasan akses terhadap pendidikan formal serta minimnya pengalaman kerja yang dimiliki oleh anak binaan. Akibatnya, mereka mengalami kesulitan dalam merencanakan masa depan, mengenali potensi diri, serta menentukan arah karir yang sesuai dengan minat dan kemampuan. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya intervensi berupa bimbingan karir untuk membantu meningkatkan pemahaman karir mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman karir anak binaan sebelum dan sesudah diberikan bimbingan karir, serta menganalisis efektivitas bimbingan karir dalam meningkatkan pemahaman tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental, yaitu one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 8 orang anak binaan yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan bimbingan karir, mayoritas anak binaan berada pada kategori pemahaman karir sedang sebesar 75% dan kategori rendah sebesar 25%. Setelah diberikan intervensi berupa bimbingan karir, terjadi peningkatan yang signifikan, di mana seluruh responden (100%) berada pada kategori tinggi. Nilai rata-rata pretest sebesar 48,62 meningkat menjadi 75,62 pada posttest, dengan selisih peningkatan sebesar 27 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa bimbingan karir efektif dalam meningkatkan pemahaman karir anak binaan secara signifikan.