Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh Jumlah Unit Usaha E-Commerce terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 38 Provinsi di Indonesia pada Tahun 2024 Stefany Agnes Yolanda; Naila Putri Nabawi; Najwa Nayla Putri; Nadine Maritza Putri; Syifa Azzahra Fauziyyah; Ahmad Setiawan Nuraya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8729

Abstract

Perkembangan e-commerce di Indonesia diprediksi terus meningkat secara signifikan pada tahun 2024 seiring dengan pesatnya digitalisasi ekonomi, namun bukti empiris mengenai kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di tingkat provinsi masih terbatas dan belum banyak dikaji secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah unit usaha e-commerce terhadap PDRB provinsi di Indonesia pada tahun 2024 dengan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana dengan menggunakan data penampang silang (cross-section) yang mencakup 38 provinsi di Indonesia. Data jumlah unit usaha e-commerce dan PDRB diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 yang dinilai kredibel dan representatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah unit usaha e-commerce memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB provinsi. Setiap peningkatan satu unit usaha e-commerce secara rata-rata berkontribusi terhadap kenaikan PDRB, yang mencerminkan adanya hubungan searah antara perkembangan ekonomi digital dan pertumbuhan ekonomi regional. Selain itu, tingginya nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa variasi PDRB sebagian besar dapat dijelaskan oleh jumlah unit usaha e-commerce. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa e-commerce berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan konsumsi masyarakat, efisiensi distribusi, serta perluasan akses pasar. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pengembangan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan guna meningkatkan kinerja ekonomi regional.
Enhancing MSME Competitiveness through Digital Marketing: A Collaborative Program between STIE IBS, JAMKRINDO, and PTPN I Regional 1 Santi Rimadias; Deni Wardani; Ossi Ferli; Erric Wijaya; Meta Andriani; Gita Fitri M Jowey; Naila Putri Nabawi
Jurnal Pengabdian Pancasila (JPP) Vol. 5 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jpp.v5i1.1

Abstract

This community service program aims to improve digital marketing capacity for MSMEs. STIE Indonesia Banking School (IBS), in collaboration with PT Jamkrindo and PTPN I Regional 1, conducted a two-day Digital Entrepreneurship Training for MSMEs in the Goalpara Tea Plantation and Gedeh Plantation areas, Sukabumi, as well as representatives of MSMEs in South Jakarta. Participants were MSMEs, including employees approaching retirement who wanted to improve their digital-based business capacity. The activity took place for two days, on August 8–9, 2025, at the Goalpara Plantation, Cisarua Village, Sukaraja District, Sukabumi Regency. The training focused on understanding digital marketing strategies, utilizing social media, and preparing promotional content for brand strengthening and market expansion. The implementation method included interactive lectures, practicing using digital platforms, and sharing sessions with successful MSMEs. The results of the activity showed an increase in participants' knowledge in understanding online consumer behavior, utilizing marketplaces, and digital marketing planning. Funding and facility support from PT Jamkrindo and PTPN I Regional 1 also strengthened the success of the program. This training makes a real contribution to improving digital literacy and marketing skills for MSMEs, and has the potential to drive sustainable local business growth.