Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Brand Image, dan Produk Quality Terhadap Customer Value melalui Perceived Value Anggun Riestiyaningrum; Olivia Fachrunnisa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9041

Abstract

Industri kecantikan di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan, dengan pendapatan pasar diperkirakan mencapai US$9,74 miliar pada tahun 2025. Dalam pasar yang semakin kompetitif ini, perusahaan kecantikan harus membangun keunggulan bersaing yang berkelanjutan untuk mempertahankan dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Salah satu merek lokal yang sukses meraih perhatian pasar adalah Glad2Glow, yang mengandalkan strategi pemasaran digital melalui platform media sosial, khususnya TikTok, untuk membangun brand image dan memperkuat engagement dengan konsumen. Penelitian ini bertujuan 1) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh brand terhadap customer value produk Glad2Glow 2) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh brand Product quality terhadap customer value produk Glad2Glow 3) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh brand image terhadap perceived value produk Glad2Glow 4) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Product quality terhadap perceived value produk Glad2Glow 5) Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pervceived value memediasi pengaruh antara brand image dan Product quality terhadap customer value produk Glad2Glow. Metode penelitian yang digunakan adalah Explanatory Research dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini menguji hubungan antara variabel independen (brand image dan product quality) dengan variabel dependen (customer value dan perceived value), menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis SmartPLS 4.0. Sampel yang digunakan adalah 150 konsumen produk Glad2Glow di Kota Semarang, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan analisis jalur (path analysis) untuk menguji hubungan antar variabel serta peran mediasi perceived value dalam model penelitian.