Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perspektif Masyarakat Desa Paris tentang Penegakan Disiplin Siswa di SMKN 1 Mootilango Sasmita Djafar; Ridwan Ibrahim; Rudy Harold
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif masyarakat Desa Paris terhadap penegakan disiplin siswa di SMK Negeri 1 Mootilango serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kedisiplinan siswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai penerapan disiplin di lingkungan sekolah dan dampaknya terhadap perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan guru, guru Bimbingan Konseling (BK), komite sekolah, orang tua siswa, siswa, dan masyarakat Desa Paris sebagai informan penelitian. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sehingga menghasilkan informasi yang sistematis dan sesuai dengan kondisi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan disiplin di SMK Negeri 1 Mootilango dilaksanakan secara konsisten melalui penerapan tata tertib sekolah, pembinaan karakter, pengawasan rutin, pemberian sanksi edukatif, serta pendekatan persuasif oleh guru dan guru BK kepada siswa yang melakukan pelanggaran. Bentuk disiplin yang diterapkan meliputi ketepatan waktu, kehadiran, kerapian berpakaian, tanggung jawab terhadap tugas, kepatuhan terhadap aturan sekolah, serta etika perilaku siswa di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Masyarakat Desa Paris pada umumnya memberikan pandangan positif terhadap penerapan disiplin tersebut karena dianggap mampu membentuk siswa menjadi lebih tertib, sopan, bertanggung jawab, mandiri, serta memiliki kepedulian sosial yang baik. Keberhasilan penegakan disiplin dipengaruhi oleh kerja sama antara pihak sekolah, orang tua, komite sekolah, dan masyarakat sekitar dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap siswa. Namun demikian, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kedisiplinan siswa, seperti lingkungan pergaulan, rendahnya kesadaran diri siswa, pengaruh media sosial, serta kurang optimalnya pengawasan dan komunikasi dalam keluarga.