Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pengembangan Kompetensi SDM UMKM Kota Tangerang Selatan Untuk Meningkatkan Daya Saing Moch Yusuf Sunaryo; Lismiatun Lismiatun; Henni Marlinah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9076

Abstract

Sumber Daya Manusia (SDM) memiliki peran penting dalam menentukan kemampuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk bertahan dan bersaing di tengah perubahan pasar digital. Kota Tangerang Selatan memiliki potensi UMKM yang besar karena didukung oleh pertumbuhan ekonomi daerah, akses pasar yang luas, serta perkembangan infrastruktur digital. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan kesiapan kompetensi pelaku UMKM, terutama dalam aspek manajerial, literasi digital, pemasaran berbasis teknologi, dan pengelolaan keuangan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan kompetensi SDM UMKM di Kota Tangerang Selatan agar mampu meningkatkan daya saing di pasar lokal maupun nasional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis SWOT. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur, wawancara mendalam, dan observasi lapangan terhadap 40 pelaku UMKM di wilayah Tangerang Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelemahan utama UMKM terletak pada rendahnya literasi digital, belum optimalnya penggunaan teknologi dalam pencatatan keuangan, serta terbatasnya kemampuan manajerial usaha. Di sisi lain, peluang utama muncul dari dukungan pemerintah daerah, ketersediaan infrastruktur digital, dan meningkatnya program pelatihan kewirausahaan. Berdasarkan hasil analisis, strategi yang direkomendasikan meliputi sinkronisasi pelatihan berbasis triple helix antara pemerintah, akademisi, dan komunitas bisnis, digitalisasi manajemen rantai pasok, serta penyusunan standar kompetensi kerja lokal. Strategi ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas SDM UMKM dan mendorong daya saing usaha secara berkelanjutan.