Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Social Media Marketing, Kualitas Produk, dan Kepercayaan Pelanggan terhadap Minat Beli pada CV. Kuliner Makmur Sejahtera Kota Padang Dela Safitri; Riri Mayliza
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Social Media Marketing, kualitas produk, dan kepercayaan pelanggan terhadap minat beli konsumen pada CV. Kuliner Makmur Sejahtera Kota Padang dengan brand produk Katuju Indonesia. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya persaingan UMKM kuliner di era digital yang menuntut pelaku usaha untuk mampu membangun minat beli konsumen melalui strategi pemasaran yang efektif, kualitas produk yang baik, dan tingkat kepercayaan pelanggan yang tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah masyarakat yang mengetahui produk Katuju Indonesia, baik konsumen maupun calon konsumen. Sampel penelitian berjumlah 120 responden yang ditentukan menggunakan rumus Hair et al. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert secara online dan offline. Analisis data dilakukan menggunakan SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Social Media Marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli dengan nilai signifikansi sebesar 0,794 > 0,05. Sementara itu, kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli dengan nilai signifikansi 0,030 < 0,05. Kepercayaan pelanggan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 serta menjadi variabel yang paling dominan memengaruhi minat beli konsumen. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,581 menunjukkan bahwa ketiga variabel mampu menjelaskan minat beli sebesar 58,1%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.