Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaru Modal,Tenaga Kerja dan Teknologi Terhadap Pendapatan UMKM Di Kota Medan Rilyun Zuefrila Siregar; Supriadi Supriadi; Fauzi Fauzi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9354

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal usaha, tenaga kerja, dan pemanfaatan teknologi secara parsial maupun simultan terhadap pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Medan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM di Kota Medan, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan teknik pengambilan sampel tertentu. Metode pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan uji koefisien determinasi (R2) menggunakan software SPSS.Hasil penelitian secara parsial (uji t) menunjukkan bahwa: (1) Modal usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan UMKM dengan nilai signifikansi 0,001 dan koefisien regresi sebesar 0,292. (2) Tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan UMKM dengan nilai signifikansi 0,723 dan koefisien regresi sebesar -0,025. (3) Teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan UMKM dengan nilai signifikansi 0,000 dan koefisien regresi sebesar 0,513, serta menjadi variabel yang paling dominan memengaruhi pendapatan. Secara simultan (uji F), modal usaha, tenaga kerja, dan teknologi berpengaruh signifikan terhadap pendapatan UMKM di Kota Medan dengan nilai F-hitung sebesar 90,912 dan tingkat signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa sebesar 74,0% variasi pendapatan UMKM dapat dijelaskan oleh variabel modal usaha, tenaga kerja, dan teknologi, sedangkan sisanya sebesar 26,0% dijelaskan oleh variabel lain di luar model penelitian ini.