Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Simulasi Numerik dan Pembangkitan Dataset Distribusi Difusi-Konveksi Berbasis Solusi Fundamental Gaussian untuk Analisis Transport Massa Sakira Regina Putri; Aulia Juanda Djaingsastro
Mathematical and Data Analytics Vol. 2 No. 2 (2025): Article Research Desember 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Alkhwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/mda.v2i2.7796

Abstract

Transport massa melalui mekanisme difusi dan konveksi merupakan fenomena fundamental dalam berbagai sistem rekayasa yang ditentukan oleh interaksi antara proses penyebaran molekul dan perpindahan akibat aliran medium. Namun, representasi hubungan antara parameter fisik dan respons distribusi dalam bentuk dataset terstruktur masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dataset sintetis berbasis simulasi numerik pada sistem difusi-konveksi menggunakan solusi fundamental Gaussian untuk menganalisis perubahan distribusi konsentrasi akibat variasi parameter transport. Simulasi dilakukan berdasarkan model difusi-konveksi satu dimensi dengan variasi koefisien difusi () dan kecepatan konveksi (). Dataset dibangkitkan melalui evaluasi solusi fundamental Gaussian pada 100 konfigurasi sistem dengan 500 titik spasial, sehingga menghasilkan 50.000 observasi yang terdiri atas parameter kondisi sistem dan distribusi konsentrasi. Analisis dilakukan terhadap perubahan profil distribusi, karakteristik penyebaran akibat difusi, serta perpindahan pusat distribusi akibat konveksi. Hasil simulasi menunjukkan bahwa variasi koefisien difusi menghasilkan perubahan karakteristik penyebaran distribusi konsentrasi, sedangkan variasi kecepatan konveksi menyebabkan perubahan posisi pusat distribusi. Evaluasi karakteristik dataset menunjukkan adanya kesesuaian antara parameter distribusi hasil simulasi dengan hubungan teoritis yang digunakan sebagai dasar pembangkitan data. Dataset sintetis yang dihasilkan menyediakan representasi numerik berbasis parameter fisik yang dapat digunakan untuk mendukung analisis lanjutan pada fenomena transport massa dan pengembangan pendekatan berbasis data yang mempertimbangkan konsistensi fisika.
Trade-off Investasi Hijau dan Output Ekonomi: Analisis Keseimbangan dan Kelayakan Target Lingkungan dengan Kalibrasi Terbatas Indonesia Sri Pauja Saragih; Aulia Juanda Djaingsastro
Mathematical and Data Analytics Vol. 2 No. 2 (2025): Article Research Desember 2025
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Alkhwarizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/mda.v2i2.7802

Abstract

Penelitian ini menganalisis trade-off antara akumulasi modal konvensional dan investasi hijau serta kelayakan pencapaian target lingkungan dengan mempertahankan output ekonomi. Analisis menggunakan model keseimbangan dengan kalibrasi ekonomi terbatas Indonesia berdasarkan data World Bank dan Penn World Table periode 2020–2023. Kualitas lingkungan dinyatakan sebagai indeks hipotetis, sedangkan regenerasi lingkungan, efektivitas investasi hijau, dan intensitas polusi ditetapkan sebagai parameter skenario. Pengujian mencakup variasi alokasi investasi hijau, identifikasi kandidat knee point, penentuan ambang lingkungan, serta perbandingan teknologi dan intensitas polusi. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan alokasi investasi hijau menurunkan modal dan output keseimbangan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan pada skenario utama, dengan manfaat lingkungan marginal yang menurun. Kandidat knee point ditemukan pada alokasi 15,3%, tetapi tidak diinterpretasikan sebagai tingkat investasi optimal. Pada skenario intensitas polusi tinggi, peningkatan efektivitas teknologi dari 3 menjadi 5 menurunkan alokasi minimum untuk mencapai indeks lingkungan 80 dari 30,384% di luar rentang utama menjadi 20,450%, serta mengurangi kehilangan output dari 21,451% menjadi 14,146%. Pada skenario intensitas polusi rendah, target lingkungan telah terpenuhi tanpa pengalihan investasi tambahan. Target lingkungan dan batas kehilangan output 5% belum terpenuhi bersamaan pada skenario polusi tinggi dengan kedua tingkat teknologi yang diuji. Temuan ini memperjelas peran efektivitas teknologi dan intensitas polusi dalam kelayakan target gabungan. Hasil merupakan perbandingan bersyarat antarskenario, bukan prediksi kondisi aktual Indonesia, karena manfaat produktivitas investasi hijau belum diperhitungkan.