This Author published in this journals
All Journal SENEMA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI PEMELIHARAAN PRASARANA KELISTRIKAN DAN UTILITAS PENDUKUNG MELALUI JADWAL PREVENTIF DAN DOKUMENTASI DIGITAL PADA RSUD WANGAYA KOTA DENPASAR Ni Nyoman Ari Novarini; I Made Krisna Ari Wijaya; I Made Guna Juliarta
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA) Vol 5 No 1 (2026): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN MASYARAKAT (SENEMA)
Publisher : Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keandalan prasarana kelistrikan dan utilitas pendukung merupakan salah satu prasyarat penting dalam menjaga kontinuitas pelayanan rumah sakit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengoptimalkan pemeliharaan prasarana kelistrikan dan utilitas pendukung pada Unit Teknisi RSUD Wangaya Kota Denpasar melalui penguatan pemeliharaan preventif, koordinasi kerja, dan dokumentasi digital. Metode kegiatan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif yang terdiri atas observasi, wawancara, pemetaan masalah, penyusunan jadwal pemeliharaan, pembuatan format dokumentasi berbasis Google Form, partisipasi langsung dalam kegiatan teknis, serta sosialisasi pencatatan laporan harian. Evaluasi dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan kondisi awal, proses intervensi, dan luaran yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyusunan jadwal pemeliharaan membantu teknisi menentukan prioritas pemeriksaan pada komponen genset, panel listrik, trafo, AC, sumur, dan utilitas terkait. Penguatan koordinasi kerja memperjelas pembagian tugas, sedangkan dokumentasi digital memudahkan pencatatan riwayat pemeliharaan dan tindak lanjut pekerjaan. Kendala utama kegiatan meliputi keterbatasan waktu, variasi beban kerja teknisi, dan adaptasi awal terhadap pencatatan berbasis digital. Kegiatan ini menghasilkan model sederhana berupa alur pemeliharaan preventif berbasis jadwal dan logbook digital yang dapat digunakan sebagai dasar monitoring prasarana secara berkala. Implikasi kegiatan menunjukkan bahwa optimalisasi teknisi tidak hanya bertumpu pada keterampilan individu, tetapi juga pada sistem kerja, dokumentasi, dan evaluasi yang konsisten.