Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Laboratorium Virtual dalam Biomekanika: Tinjauan dan Validitas Fisika Simulasi Gerak Manusia Miftahul Janna; Sitti Fatimah Azzahra; Muhammad Fadli
Hybrid: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Vol. 4 No. 3 (2026): Maret Tahun 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hybrid.v4i3.5226

Abstract

Laboratorium virtual (VL) telah berkembang menjadi komponen pedagogis sentral dalam pembelajaran biomekanika olahraga, terutama sebagai respons terhadap keterbatasan aksesibilitas dan biaya sistem penangkapan gerak (MoCap) konvensional. Artikel ini menyajikan tinjauan sistematis dan analitis terhadap perkembangan VL dalam pembelajaran biomekanika (2018–2026), dengan fokus utama pada validitas fisika simulasi gerak manusia. Melalui metode library research dengan pendekatan kualitatif-naratif, studi ini mengidentifikasi empat kategori utama teknologi VL, yaitu estimasi pose berbasis video (markerless), sensor inersia (IMU), pemodelan muskuloskeletal, serta realitas virtual dan tertambah (VR/AR), dan mengevaluasi kesesuaian output kinematika dan kinetikanya dengan prinsip mekanika Newtonian. Temuan menunjukkan bahwa VL yang mengintegrasikan kendala berbasis fisika dalam alur pemrosesan data menghasilkan output yang lebih konsisten dengan data referensi standar dibandingkan pendekatan tanpa kendala fisika. Kerangka kontrol optimal berbasis IMU mampu mendekati akurasi sistem MoCap optik dengan galat RMSE yang signifikan lebih rendah, sementara konfigurasi sensor jarang yang dikombinasikan dengan model muskuloskeletal sagital dapat merekonstruksi gerak secara valid hanya dengan dua hingga tiga sensor. Secara pedagogis, VL terbukti meningkatkan pemahaman konseptual melalui visualisasi kausalitas gaya-gerak, memfasilitasi pengulangan eksperimen aman tanpa risiko cedera, dan mendukung implementasi blended learning. Kesenjangan penelitian yang tersisa mencakup evaluasi longitudinal transfer pembelajaran, standardisasi protokol validasi VL lintas platform, dan kajian ekuitas akses.
PERAN REMAJA DALAM KESADARAN BEROLAHRAGA DI MASYARAKAT Muhammad Fadli; Andi W Fajriansyah Al-Ghifari; Muhammad Rizky Alfarizi; Sitti Fatimah Azzahra; Wildayati
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 02 (2026): MARET 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesadaran berolahraga di masyarakat Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, terutama di era digital yang cenderung mendorong gaya hidup sedentari. Remaja sebagai generasi penerus bangsa memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesadaran berolahraga di lingkungan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan peran remaja sebagai agen perubahan dalam membudayakan aktivitas olahraga di komunitas lokal. Metode pelaksanaan meliputi pendampingan, pelatihan kepemimpinan olahraga, serta pembentukan komunitas olahraga berbasis remaja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa remaja yang diberdayakan mampu menjadi penggerak utama dalam menginisiasi program olahraga rutin, mengajak peer group dan keluarga untuk berolahraga, serta menciptakan lingkungan yang suportif terhadap aktivitas fisik. Partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga meningkat sebesar 45% setelah adanya intervensi melalui remaja. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah remaja memiliki potensi besar sebagai katalisator perubahan perilaku kesehatan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi berolahraga. Diperlukan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak untuk mempertahankan dan mengembangkan peran remaja dalam ekosistem olahraga masyarakat.