Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Physical and Biochemical Characteristics of Eco-Enzyme Solutions as Biology Learning Resources for Senior High Schools Fadhillah Marta; Ratna Dewi Eskundari
Jurnal Biologi Tropis Vol. 26 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v26i2.11545

Abstract

The Merdeka Curriculum emphasizes student-centered and experiment-based learning that utilizes the surrounding environment as a contextual learning resource. This study analyzes the physical characteristics (pH, color, and odor) and biochemical properties (primary and secondary metabolites) of ecoenzyme solutions made from molasses and palm sugar. This study utilized an experimental approach and generated quantitative descriptive data to identify differences in physical and biochemical characteristics between the two solutions. The results show variations in pH, odor intensity, color, and metabolite content, indicating that the type of raw material influences the properties of the ecoenzyme. These findings can be used as contextual learning resources for senior high school and vocational health students in biology and chemistry learning under the Merdeka Curriculum. In addition, the analysis of primary metabolites (reducing sugars, proteins, organic acids, and lipids) and secondary metabolites (alkaloids, saponins, tannins, flavonoids, and coumarins) provides meaningful scientific evidence that links fermentation processes with observable chemical changes. This integration of laboratory investigation and real-life environmental materials supports the development of students’ scientific literacy, critical thinking, and experimental skills through contextual and inquiry-based learning activities.
Pemanfaatan Sampah Organik Rumah Tangga menjadi Ecoenzyme melalui Pendekatan Participatory Action Research Anna Arbangatun Sholikhah Dian; Rizka Amalia; Najwa Fitra Muzaki; Muhammad Faris Abid Muwaffaq; Ratna Dewi Eskundari
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 6 No 1 (2026): Educate: Journal of Community Service in Education
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan sampah organik rumah tangga merupakan tantangan krusial di Desa Juwiring. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya volume limbah domestik, khususnya sisa dapur, belum tertangani secara optimal karena masyarakat belum memiliki sistem pemilahan dan pengolahan yang efektif sejak dari sumbernya. Program pengabdian ini bertujuan untuk mentransfer pengetahuan serta keterampilan taktis kepada masyarakat dalam mengolah sampah organik menjadi ecoenzyme, guna mewujudkan sanitasi lingkungan yang lebih bersih dan kemandirian pengelolaan sampah berbasis sumber daya lokal. Berbeda dengan edukasi pengelolaan sampah konvensional, kebaruan program ini terletak pada integrasi metode partisipatif yang dievaluasi secara terstruktur melalui pre-test dan post-test, serta pemanfaatan spesifik luaran ecoenzyme sebagai pupuk organik cair bagi kelompok tani dan pembersih alami bagi ibu rumah tangga. Kegiatan melibatkanĀ  peserta dari kelompok wanita tani, kelompok tani, karang taruna, dan ibu PKK. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif dan demonstrasi praktik pembuatan ecoenzyme dengan rasio formula ideal 1:3:10. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman kognitif peserta secara signifikan, di mana nilai rata-rata meningkat dari 95,12 (pretest) menjadi 99,56 (post-test). Kegiatan ini berhasil menumbuhkan keterampilan dan kesadaran masyarakat. Guna menjamin keberlanjutan hasil pengabdian, diinisiasi pembentukan kelompok produksi ecoenzyme di tingkat RT secara konsisten serta didorongnya dukungan regulasi resmi dari pemerintah desa terkait pengelolaan lingkungan.