Wibisono
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Darul Falah Mojokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

NILAI EKONOMI NIKEL INDONESIA AKIBAT PENERAPAN UNDANG –UNDANG NOMOR 4 TAHUN 2009 Deddy Ahmad Fajar; Farah Nur Fauziah; Wibisono
El-Idaarah Vol 1 No 2 (2021): VOL 1 NO 2 (2021) : NOVEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Darul Falah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The government carries out a hedging policy on mineral and stone minesembers that have not been downstreamed through Law Number 04 of 2009 concerningMineral and Coal Mining. Implementation of the policies of Law No. 04 of the year2009 created a polemic for countries that needed nickel as raw materialthe main driver of their industry. Especially the European Union which is the third largest marketfor Indonesian nickel exports. China is also affected by the implementation of this law.This article will discuss the implications of Law No. 4 of 2009 concerningminerals and coal to the value of Indonesian nickel. Especially the author will discussimplications for the European Union and China. This research method uses qualitative methodsby studying literature from various sources and several fundamental theories forgain a more in-depth understanding of the problem under study.The conclusion is the strategic economic value of nickel, including developmentindustry today. Law No. 4 of 2009 issued by Indonesia is actually forincrease the value of nickel and take full control of Indonesia's natural wealth. Related to someCountries that need nickel as an industrial material should respect the law andIndonesian rules by taking an elegant approach
Pendampingan Tata Kelola Konten Strategis dan Aktivasi Fitur Instagram Shopping sebagai Upaya Digitalisasi UMKM Kerupuk Ikan Tenggiri Di  Desa Gedangan Evi Yuli Susanti; Nur ‘Aini; Maskur; Wibisono; Divanda Jingga Novara
Jurnal Khidmatuna Vol 5 No 2 (2025): VOL 5 NO 2 (2025) : OKTOBER
Publisher : Jurnal Khidmatuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UMKM Kerupuk Ikan Cap Tawon di Desa Gedangan memiliki potensi besar namun masih mengandalkan pemasaran konvensional yang sporadis. Rendahnya literasi digital dan kekhawatiran terhadap keamanan transaksi menjadi hambatan utama dalam mengoptimalkan media sosial sebagai alat pemasaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mentransformasi tata kelola konten dan mengaktifkan fitur Instagram Shopping guna meningkatkan daya saing digital UMKM tersebut. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD) yang berfokus pada penguatan aset lokal dan digital yang sudah ada. Tahapan pelaksanaan meliputi persiapan dan pemetaan (discovery), pelatihan teknis desain menggunakan Canva (design & development), aktivasi fitur Instagram Shopping (implementation), serta pendampingan dan evaluasi (monitoring) selama empat minggu pada Januari 2025. Hasil pengabdian menunjukkan adanya transformasi signifikan pada akun Instagram UMKM yang kini berfungsi sebagai etalase profesional melalui sinkronisasi katalog produk dan transparansi harga. Penggunaan video dinamis melalui Reels dan interaksi Stories berhasil meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk yang higienis. Selain itu, edukasi keamanan digital dan standarisasi metode pembayaran resmi berhasil memitigasi risiko penipuan serta membangun kredibilitas merek di pasar digital. Implementasi strategi digital terstruktur dan aktivasi fitur bisnis Instagram terbukti efektif memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kemandirian pelaku UMKM dalam mengelola pemasaran digital secara berkelanjutan.