This Author published in this journals
All Journal Jurnal El-Idaarah
Viktorias Tunu
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Darul Falah Mojokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM NEGOSIASI BISNIS YANG SUKSES DI GALERI TENUN ALEKOT NTT Viktorias Tunu; Benediktus Taneo; Siti Khusnul Rofiah
El-Idaarah Vol 5 No 2 (2025): VOL 5 NO 2 (2025) : NOVEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Darul Falah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan negosiasi bisnis pada usaha mikro, kecil, dan menengah berbasis budaya tidak dapat dilepaskan dari kualitas komunikasi interpersonal yang terbangun antara pelaku usaha dan pelanggan. Galeri Tenun Alekot Nusa Tenggara Timur merupakan salah satu UMKM kreatif yang mengandalkan interaksi langsung dan komunikasi interpersonal dalam proses negosiasi bisnisnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi interpersonal dalam mendukung keberhasilan negosiasi bisnis di Galeri Tenun Alekot NTT. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pengelola, penenun, dan pembeli, serta observasi langsung terhadap proses negosiasi yang berlangsung di galeri. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi pola komunikasi, peran kepercayaan dan empati, strategi pengelolaan perbedaan kepentingan, serta dampak komunikasi interpersonal terhadap keberlanjutan hubungan bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal yang personal, empatik, dan berbasis nilai budaya berperan penting dalam membangun kepercayaan, menciptakan suasana negosiasi yang kondusif, serta mendorong tercapainya kesepakatan yang saling menguntungkan. Selain itu, komunikasi interpersonal yang efektif berkontribusi terhadap keberlanjutan hubungan bisnis dan loyalitas pelanggan. Penelitian ini memberikan implikasi teoretis bagi pengembangan kajian komunikasi bisnis berbasis budaya lokal serta implikasi praktis bagi pelaku UMKM dalam merancang strategi komunikasi yang lebih kontekstual dan berkelanjutan