Turahyo
Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Rancang Bangun Pengukur Suhu Dan Kelembaban Berbasis Internet Of Things (Studi Kasus : Gudang Bahan Kimia Metanol di PT.SUCOFINDO Bontang) Rudi Ahmad Maulana; Hardianto; Turahyo
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 1 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/jper.v1i2.92

Abstract

Gudang merupakan salah satu sarana penting dalam sebuah perusahaan, mengetahui suatu ruangan sehat atau tidak adalah dengan mengetahui suhu dan tingkat kelembaban ruangan tersebut, bahan kimia harus disimpan pada suhu dan kelembabapan tertentu untuk mencegah kerusakan bahan tersebut, diperlukan monitoring suhu dan kelembaban yang dapat dilakukan setiap saat. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode pengumpulan secara studi litarur dan perancangan sistem perangkat lunak serta perangkat keras. Hasil dari penelitian ini yaitu NodeMCU ESP8266 dapat berkomunikasi dengan mikrokontroler dan juga koneksi internet sehingga dapat memantau suhu dan kelembaban secara real time. Sensor DHT 11 digunakan untuk megukur suhu dan kelembaban yang ada di dalam gudang penyimpanan bahan kimia metanol di sucofindo. Monitoring suhu dan kelembaban berbasis internet of things menggunakan thinger.io yang dapat dimonitor melalui personal computer. Monitoring yang dihasilkan dari perubahan suhu dan kelembaban berupa gambar atau tampilan di dekstop yang nantinya dapat tampil di smartphone atau personal computer.
IMPLEMENTASI PHASE LOCKED LOOP (PLL) PADA PEMANCAR FM STEREO MENGGUNAKAN DSP PLL QN8027 Aris Subhan; Turahyo; Hardianto
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 2 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/dcvxmv54

Abstract

Pemancar FM merupakan salah satu media komunikasi yang efektif untuk menyampaikan pesan berita serta hiburan dimasyarakat, pemancar FM bekerja dengan merubah satu atau lebih sinyal input, berupa frekuensi audio yang diproses menjadi gelombang termodulasi menjadi siyal RF sebagai output daya, kemudian disalurkan ke sistem antena untuk dipancarkan. Beberapa permasalahan pemancar FM seperti, hasil output sinyal RF tidak stabil dan kualitas audio kurang baik. Dalam menyelesaikan permasalahan tersebut diperlukan modul DSP PLL QN8027 yang dirangkai dengan modul buffer dan modul booster serta antena sebagai transmisi. Pengimplementasian QN8027 menjadi sebuah pemancar FM yang bekerja pada gelombang 87.00MHz s.d 108.00MHz, memiliki input audio stereo yang diolah dengan sistem DSP. Hasil pengujian peralatan yang telah dilaksanakan untuk modul DSP PLL QN8027 memancarkan audio stereo dengan baik pada jarak 1meter sampai dengan 20 meter, pengujian selanjutnya dengan menambahkan modul buffer diperoleh hasil pada jangkauan 180 meter sinyal audio stereo diterima dengan baik dan stabil, dan pengujian berikutnya dengan merangkai seluruh modul dan menggunakan antena dipole sebagai transmisi dengan ketinggian 9 meter didapat hasil jangkauan radius 1.5 km masih diterima dengan baik dengan audio stereo.
IMPLEMENTASI PHOTOVOLTAIC DENGAN MPPT BERBASISJOULE THIEF Nur Samsi; Turahyo
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 3 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/

Abstract

Energi matahari adalah salah satu energi yang paling potensial dalam mengatasi krisis energi di dunia. Ketersediaannya yang melimpah, pemanfaatan energi ini ramah lingkungan dan biaya pemeliharaannya yang rendah. Selain keunggulan dari penggunaan energi ini, tantangan lain yang dihadapi adalah efisiensi konversi energi listrik yang rendah dari photovoltaic (PV) dalam kondisi cuaca yang variatif dan dianggap sebagai kelemahan utama dari sistem PV. Pada penelitian dilakukan pengujian karakteristik panel surya dilakukan dengan cara membandingkan tegangan dan arus listrik yang dihasilkan antara panel surya menggunakan MPPT berbasis joule thief dan menggunakan MPPT tanpa joule thief dengan posisi diam atau statis. Pada penelitian terdahulu menerapkan PV dengan MPPT. Adapun kelebihan yang didapatkan dengan menggunakan MPPT yaitu dapat menambah efisiensi energi atau daya sehingga mengurangi tegangan yang terbuang percuma. Walaupun pada penelitian terdahulu PV dengan SCC lain itu sudah efisien. Tentu pada rangkaian ini tidak terlepas dari kekurangan yang disebabkan pada kondisi lingkungan karena titik kerja optimum panel surya berubah berdasarkan posisi matahari. Pada penelitian ini panel surya yang digunakan adalah 50 WP. Hasil pengujian PV dapat dari data nilai tegangan (volt ) dan arus (ampere) yang dihasilkan diolah dengan Microsoft Office Excel guna memperoleh data grafik dan selanjutnya bisa dilihat perbandingan tegangan listrik yang dihasilkan oleh panel surya hanya dengan MPPT dan menggunakan MPPT berbasis joule thief. Hasil yang didapat bahwa menambahkan rangkaian joule thief bisa menambah efisiensi sistem PLTS, walaupun hasil perbandingan tegangan dan arus yang didapat tidak besar.
ANALISIS STUDI KELAYAKAN PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) DENGAN SISTEM ON GRID DI GEDUNG KAMPUS UTAMA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI (STITEK) BONTANG Tamara Gresiela Panduwaal; Turahyo; Arfittariah
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/

Abstract

The increasing demand for electricity in Indonesia calls for the utilization of renewable energy. One of the solutions is the On-Grid Solar Power Plant (PLTS). An On-Grid PLTS operates by connecting the solar power system directly to the PLN electricity grid without the use of batteries, allowing the generated energy to be used immediately while any surplus can be exported to the grid. The designed PLTS uses monocrystalline solar modules with a capacity of 555 Wp and a 25 kWp inverter. The planning of this On-Grid PLTS system at the Main Campus Building of STITEK Bontang includes an investment feasibility analysis using the Net Present Value (NPV), Discounted Payback Period (DPP), and Internal Rate of Return (IRR) methods. The analysis results show an NPV of IDR 3,213,800,156, proving that this investment is profitable. Additionally, a DPP of 10 years and 4 months indicates a relatively quick return on investment, while an IRR of 11.5%, higher than the discount rate, confirms the project's financial feasibility. The On-Grid PLTS contributes to energy savings of up to 28%, reduces dependence on fossil fuels, and supports the Green Campus concept. By harnessing the abundant solar energy, this system becomes an ideal solution for educational institutions transitioning towards sustainable energy
PROTOTYPE SISTEM CONTROL DAN MONITORING BEBAN BERLEBIH PADA TRUK MENGGUNAKAN PLATFORM BLYNK DENGAN SENSOR LOADCELL Ahmad Bahri; Turahyo
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/

Abstract

Transportasi merupakan sarana penting dalam menunjang pergerakan perekomimian masyarakat, khususnya di sektor industri. Salah satu moda transportasi darat yang umum digunakan adalah truk kontainer. Namun, dalam praktiknya masih sering dijumpai kendaraan yang mengangkut muatan melebihi kapasitas yang ditetapkan. Kondisi ini berkontribusi terhadap meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas serta mempercepat kerusakan infrastruktur jalan. Truk dengan beban muatan berlebih berpotensi mengalami rem blong, kehilangan keseimbangan, hingga terguling, yang membahayakan keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototype sistem control beban berlebih pada truk dengan menggunakan sensor loadcell dan platform Blynk. Sensor loadcell berfungsi untuk mengukur berat muatan secara real-time, yang kemudian ditampilkan pada LCD bagi pengemudi dan dikirimkan ke aplikasi Blynk untuk administrator sebagai bentuk pemantauan jarak jauh. Sistem ini juga dilengkapi dengan indikator LED dan buzzer sebagai peringatan LED hijau menunjukkan kondisi aman, sedangkan LED merah dan buzzer aktif saat terjadi kelebihan muatan. Sebagai bentuk proteksi tambahan, relay digunakan untuk memutus aliran listrik ke sistem kendaraan apabila terdeteksi beban berlebih. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berhasil mendeteksi berat muatan secara akurat, memberikan informasi yang jelas kepada pengemudi dan administrator, serta menjalankan mekanisme proteksi secara efektif, dengan demikian sistem ini mampu meningkatkan keselamatan berkendara dan mengurangi risiko kecelakaan akibat muatan berlebih.