Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Manuver Trafo Distribusi Di PT. PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan Bontang Kota Dengan Mutasi Trafo Winda Puspitasari; Arfittariah; Hardianto
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 1 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/jper.v1i2.91

Abstract

Sistem Distribusi Tenaga Listrik pada dasarnya adalah suatu proses untuk menyalurkan tenaga listrik dari sistem transmisi tenaga listrik 150 kV ke konsumen, baik konsumen 20 kV ataupun konsumen 380/220 V. Sistem distribusi yang lebih kompleks jaringannya adalah sistem distribusi Tegangan Rendah (380/220V), karena jaringan sistem distribusi tegangan rendah mempunyai cakupan jaringan yang sangat luas. Penting bagi sebuah pengelola tenaga listrik untuk memastikan ketersediaan tenaga listrik dalam jumlah yang cukup dan tingkat mutu pelayanan sesuai standar. Salah satu aset yang paling penting dalam bisnis penyediaan ketenaga listrikan adalah trafo distribusi. Pembebanan lebih, efisiensi trafo yang rendah serta kenaikan suhu yang berlebihan sudah dikenal sebagai faktor yang mempengaruhi turunnya kemampuan kerja trafo. Oleh karena itu, perlu dilakukan manajemen trafo secara rutin salah satunya dengan mutasi trafo agar dapat mengoptimalkan kinerja sebuah trafo distribusi. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kinerja trafo distribusi di PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan Bontang Kota yang memiliki pembebanan berlebih dan kinerja rendah. Dengan menggunakan metode perhitungan matematis serta analisis, dapat diketahui pembebanan trafo distribusi yang ada. Selanjutnya dilakukan perhitungan efisiensi dan menentukan trafo yang harus di mutasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mutasi trafo dapat memperbaiki persentase pembebanan dan efisiensi trafo. Seperti pada trafo KSB0166 yang sebelumnya memiliki persentase pembebanan 93% setelah dilakukan mutasi trafo pembebanannya menjadi 74,4% dan terdapat kenaikan efisiensi trafo yang semula 98,17% setelah di lakukan mutasi trafo efisiensi nya menjadi 98,50%.
RANCANG BANGUN ALAT MONITORING ARUS DAN TEGANGAN PADA GARDU DISTRIBUSI DI KANTOR PT PLN UP3 BONTANG BERBASIS INTERNET OF THINGS Zahrul Falakh; Arfittariah; Akbar
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 2 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/qf9mjf95

Abstract

Gardu distribusi adalah salah satu substasion atau terminal arus dan tegangan pada system distribusi tenaga listrik. Di dalam gardu distribusi terdapat berbagai peralatan, salah satunya yang sangat penting adalah trafo distribusi. Trafo distribusi berfungsi sebagai penurun tegangan menengah menjadi tegangan rendah. Tegangan rendah ini yang kemudian menyalurkan ke rumah-rumah ataupun pabrik-pabrik usaha. Kerusakan trafo distribusi sering disebabkan karena arus yang tidak seimbang, pengecekan arus dan tegangan pada trafo distribusi tidak dilakukan setiap hari, sehingga akan kesulitan untuk memonitor arus dan tegangan setiap hari. Pemantauan arus dan tegangan ini akan dilakukan menggunakan alat yang tersusun menggunakan Arduino yang dirancang dengan wifi modul dan sensor PZEM-004t, sehingga arus dan tegangan dapat dipantau secara online. Perancangan alat dipelajari dari berbagai referensi, dari penelitian-penelitian terdahulu dan referensi online lainnya. Alat ini akan diimplementasikan pada gardu kantor PT PLN UP3 Bontang yang kemudian akan diteliti dan diuji. Hasil pengujian menunjukan bahwa pembacaan tegangan oleh sensor berjalan dengan baik dengan tingkat akurasi atau error pembacaan rata-rata 0,06% dan dimonitor sangat baik dengan ditampilkan melalui LCD dan website secara online.
ANALISIS STUDI KELAYAKAN PERENCANAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) DENGAN SISTEM ON GRID DI GEDUNG KAMPUS UTAMA SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI (STITEK) BONTANG Tamara Gresiela Panduwaal; Turahyo; Arfittariah
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/

Abstract

The increasing demand for electricity in Indonesia calls for the utilization of renewable energy. One of the solutions is the On-Grid Solar Power Plant (PLTS). An On-Grid PLTS operates by connecting the solar power system directly to the PLN electricity grid without the use of batteries, allowing the generated energy to be used immediately while any surplus can be exported to the grid. The designed PLTS uses monocrystalline solar modules with a capacity of 555 Wp and a 25 kWp inverter. The planning of this On-Grid PLTS system at the Main Campus Building of STITEK Bontang includes an investment feasibility analysis using the Net Present Value (NPV), Discounted Payback Period (DPP), and Internal Rate of Return (IRR) methods. The analysis results show an NPV of IDR 3,213,800,156, proving that this investment is profitable. Additionally, a DPP of 10 years and 4 months indicates a relatively quick return on investment, while an IRR of 11.5%, higher than the discount rate, confirms the project's financial feasibility. The On-Grid PLTS contributes to energy savings of up to 28%, reduces dependence on fossil fuels, and supports the Green Campus concept. By harnessing the abundant solar energy, this system becomes an ideal solution for educational institutions transitioning towards sustainable energy
ANALISIS KOMPARATIF KINERJA ASYNC-SINGLETON DAN ASYNC-POOLING PADA MANAJEMEN KONEKSI DATABASE MYSQL BERBASIS PYTHON Abadi Nugroho; Arfittariah; Ahdam Ashari; Nurul Hikma Awalia
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1)
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i4.6782

Abstract

Manajemen koneksi database berperan penting dalam menentukan performa aplikasi berbasis Python terutama ketika aplikasi harus melayani banyak permintaan secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja Async-Singleton dan Async-Pooling sebagai strategi manajemen koneksi pada database MySQL dalam lingkungan asynchronous programming. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan mengimplementasikan kedua strategi menggunakan pustaka aiomysql. Pengujian dilakukan pada empat tingkat konkurensi yaitu 10, 100, 500, dan 1000 request. Setiap skenario dijalankan sebanyak sepuluh kali untuk memperoleh hasil yang lebih konsisten. Parameter yang diamati meliputi waktu eksekusi, penggunaan CPU, dan penggunaan memori. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif yang terdiri atas rata-rata (mean), standar deviasi (standard deviation), nilai minimum, nilai maksimum, serta persentase peningkatan performa. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa Async-Pooling selalu menghasilkan waktu eksekusi yang lebih rendah dibandingkan Async-Singleton. Peningkatan performa yang diperoleh mencapai 11,66%, 36,54%, 65,90%, dan 62,57% pada tingkat konkurensi 10, 100, 500, dan 1000 request. Penggunaan CPU pada Async-Pooling memang lebih tinggi. Namun peningkatan tersebut diikuti penurunan waktu eksekusi yang signifikan. Penggunaan memori juga hanya bertambah dalam jumlah yang relatif kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Async-Pooling lebih efektif diterapkan pada aplikasi Python yang melayani beban kerja dengan tingkat konkurensi tinggi karena mampu meningkatkan performa tanpa menimbulkan peningkatan penggunaan memori yang berarti.
Rancang Bangun Sistem Kontrol Fire House Roller Berbasis IoT pada Industri PKT Endrow Seftian; Turahyo; Arfittariah
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 4 No 1 (2026): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/

Abstract

Sistem penggulungan fire hose di Departemen K3 PT. Pupuk Kalimantan Timur masih dilakukan secara manual oleh petugas fire man. Proses manual ini memiliki risiko ergonomis yang dapat menyebabkan kelelahan dan cedera akibat posisi kerja yang kurang ideal. Selain itu, ketiadaan alat bantu membuat pekerjaan menjadi kurang efisien dan memperlambat proses penggulungan selang. Penelitian ini bertujuan merancang dan membuat alat penggulung fire hose yang berbasis Nodemcu ESP32 yang dikendalikan melalui aplikasi Blynk di smartphone. Alat ini dirancang untuk memudahkan dan mempercepat proses penggulungan fire hose. Sistem yang dikembangkan memiliki beberapa fitur utama, seperti tombol virtual untuk start, stop, pengaturan arah putaran (clock wise dan counter clock wise), serta fungsi jog untuk penyesuaian posisi. Selain itu, terdapat pengaturan kecepatan motor dalam tiga tingkat yaitu low, medium, dan fast serta tampilan nilai putaran per menit (RPM) secara real-time di aplikasi Blynk. Hasil pengujian menunjukkan bahwa alat penggulung fire hose ini berfungsi sesuai dengan rancangan dan dapat dioperasikan dengan baik melalui smartphone. Alat ini mampu mengurangi beban kerja fisik petugas, meningkatkan efisiensi waktu, dan memperbaiki aspek ergonomis dalam proses penggulungan fire hose, sehingga dapat mendukung kinerja petugas fire man secara optimal di lapangan.
PROTOTYPE SISTEM JEMURAN OTOMATIS MENGGUNAKAN NODEMCU ESP8266 BERBASIS IoT Demoris Bata; Arfittariah; Lapu Tombi Layuk
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 4 No 1 (2026): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/

Abstract

Perubahan cuaca yang tidak menentu, khususnya saat hujan turun secara mendadak, sering kali menjadi kendala bagi masyarakat dalam menjemur pakaian, terutama bagi masyarakat yang memiliki aktivitas di luar rumah, sehingga jemuran sering ditinggalkan. Hal ini menimbulkan rasa cemas pada masyarakat yang membuat sebagian besar memilih menjemur di dalam rumah, akibatnya proses pengeringannya tidak efektif. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis merancang sebuah Prototype sistem jemuran otomatis berbasis Internet of things menggunakan NodeMCU ESP8266. Sistem ini dirancang dengan mengintegrasikan sensor hujan, sensor LDR, sensor DHT 11, motor stepper, buzzer dan relay yang mengontrol lampu LED dan kipas secara otomatis. Sistem ini juga menggunakan aplikasi Blynk sebagai platform Internet of things. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu beroperasi secara otomatis berdasarkan kondisi cuaca. Ketika hujan turun atau cuaca mulai gelap, sistem secara otomatis menarik jemuran ke dalam. Sebaliknya, ketika cuaca cerah atau terang, sistem akan mengembalikan jemuran ke tempat terbuka. Seluruh status jemuran, suhu dan kelembaban dapat dipantau secara real-time melalui aplikasi Blynk. Sistem ini diharapkan dapat membantu masyarakat menjaga pakaian dari cuaca hujan serta meningkatkan efisiensi dan kenyamanan pengguna.
DESAIN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) STANDALONE 2000 WATT PEAK (WP) DI PULAU BERAS BASAH Izhar; Turahyo; Arfittariah
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 4 No 1 (2026): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/

Abstract

Indonesia memiliki potensi besar dalam sumber daya energi terbarukan, terutama energi matahari, dengan rata-rata intensitas penyinaran sekitar 4,8 kWh/m²/hari. Sayangnya, potensi ini belum dimanfaatkan secara maksimal, terutama di wilayah terpencil seperti daerah pesisir Bontang, lebih tepatnya Pulau Beras Basah, yang masih mengalami keterbatasan pasokan listrik akibat lokasi yang sulit dijangkau, minimnya infrastruktur, dan tingginya biaya pembangunan jaringan listrik konvensional. Permasalahan ini menuntut solusi energi alternatif yang mandiri dan ramah lingkungan. Salah satu solusi yang diusulkan adalah penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) standalone berkapasitas 2000 Watt Peak (WP) untuk memenuhi kebutuhan dasar listrik rumah tangga atau fasilitas kecil. Penelitian ini menggunakan Helioscope untuk menampilkan visualisasi dari PLTS yang dapat terpasang dan menggunakan metode perancangan sistem PLTS dengan mengimplementasikan teknologi Maximum Power Point Tracking (MPPT) untuk mengoptimalkan konversi daya dari panel surya ke beban. Hasil dari sistem yang dirancang menunjukkan bahwa penggunaan teknologi MPPT mampu menjaga panel surya bekerja pada titik daya maksimum, sehingga energi yang dihasilkan tetap optimal meskipun intensitas cahaya matahari mengalami fluktuasi.