Akbar
Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RANCANG BANGUN ALAT MONITORING ARUS DAN TEGANGAN PADA GARDU DISTRIBUSI DI KANTOR PT PLN UP3 BONTANG BERBASIS INTERNET OF THINGS Zahrul Falakh; Arfittariah; Akbar
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 2 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/qf9mjf95

Abstract

Gardu distribusi adalah salah satu substasion atau terminal arus dan tegangan pada system distribusi tenaga listrik. Di dalam gardu distribusi terdapat berbagai peralatan, salah satunya yang sangat penting adalah trafo distribusi. Trafo distribusi berfungsi sebagai penurun tegangan menengah menjadi tegangan rendah. Tegangan rendah ini yang kemudian menyalurkan ke rumah-rumah ataupun pabrik-pabrik usaha. Kerusakan trafo distribusi sering disebabkan karena arus yang tidak seimbang, pengecekan arus dan tegangan pada trafo distribusi tidak dilakukan setiap hari, sehingga akan kesulitan untuk memonitor arus dan tegangan setiap hari. Pemantauan arus dan tegangan ini akan dilakukan menggunakan alat yang tersusun menggunakan Arduino yang dirancang dengan wifi modul dan sensor PZEM-004t, sehingga arus dan tegangan dapat dipantau secara online. Perancangan alat dipelajari dari berbagai referensi, dari penelitian-penelitian terdahulu dan referensi online lainnya. Alat ini akan diimplementasikan pada gardu kantor PT PLN UP3 Bontang yang kemudian akan diteliti dan diuji. Hasil pengujian menunjukan bahwa pembacaan tegangan oleh sensor berjalan dengan baik dengan tingkat akurasi atau error pembacaan rata-rata 0,06% dan dimonitor sangat baik dengan ditampilkan melalui LCD dan website secara online.
RANCANG BANGUN SISTEM KONTROL PEMBERSIHAN PIPA PVC DAN DETEKSI KEKERUHAN AIR PADA TANAMAN HIDROPONIK BERBASIS MIKROKONTROLER (Studi Kasus : Tanaman Hidroponik di Rawa Indah) Azwa Liza; Hardianto; Akbar
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/

Abstract

Hidroponik merupakan metode budidaya tanaman tanpa media tanah dengan memanfaatkan aliran air bernutrisi dalam sistem tertutup. Salah satu permasalahan yang sering dihadapi petani hidroponik adalah penumpukan kotoran pada pipa PVC. Proses pembersihan pipa dengan alat manual seperti tongkat yang disambung-sambung membutuhkan tenaga dan waktu ekstra, serta kurang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat pembersih pipa PVC serta mendeteksi kekeruhan air berbasis mikrokontroler NodeMCU ESP8266. Oleh karena itu metode penelitian yang digunakan yaitu teknik pengumpulan data, kebutuhan sistem, dan perancangan sistem. Alat yang dirancang terdiri dari tiga komponen utama, yaitu sensor turbidity, NodeMCU ESP8266 sebagai pusat kendali dan pengirim data, serta alat pembersih pipa berbasis motor AC dan sikat pembersih. Data kekeruhan ditampilkan pada layar LCD dan dikirim ke aplikasi blynk. Sistem ini dikontrol melalui aplikasi blynk yang digunakan untuk mengontrol motor AC (on, off, forward, reverse) dan memantau tingkat kekeruhan air. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu membaca dan mengirim data kekeruhan air secara akurat, serta membantu pengguna dalam mengambil keputusan kapan pipa perlu dibersihkan. Selain itu, alat pembersih pipa yang dirancang mampu menjangkau bagian dalam pipa dan memudahkan proses pembersihan pada tanaman hidroponik di lahan yang sempit. Dengan adanya alat ini, perawatan sistem hidroponik menjadi lebih praktis dan terkontrol.
Pengembangan Modul Ajar Mata Kuliah Mikrokontroller untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep dan Keterampilan Praktik Mahasiswa Akbar; Hardianto; Afada Rio Trikuncahyo
Jurnal Nasional Komputasi dan Teknologi Informasi Vol. 9 No. 1 (2026): Februari, 2026
Publisher : Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik. Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jnkti.v9i1.184

Abstract

Abstrak - Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar Mikrokontroler untuk meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan praktik mahasiswa melalui integrasi teori, simulasi, dan pembelajaran berbasis proyek. Permasalahan awal meliputi kesulitan mahasiswa memahami konsep dasar seperti register, timer, interrupt, komunikasi serial, serta kurangnya bahan ajar praktikum yang terstruktur. Pengembangan modul mengikuti model ADDIE, mencakup analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi.Modul dirancang dengan materi pengenalan Arduino, pemrograman C bertahap, simulasi TinkerCad/Proteus, praktikum langkah-demi-langkah, serta proyek akhir berbasis PjBL. Hasil validasi ahli menunjukkan kategori sangat layak pada aspek materi, media, dan pedagogis. Uji coba pada 35 mahasiswa menunjukkan peningkatan signifikan pada hasil belajar, dengan nilai rata-rata meningkat dari 48,6 (pretest) menjadi 82,4 (posttest) dan N-gain 0,69. Selain itu, 89% mahasiswa dapat menyelesaikan sebagian besar praktikum dan 82% berhasil menuntaskan proyek akhir. Tingkat kepuasan mahasiswa juga tinggi, khususnya terhadap kejelasan instruksi, contoh kode, dan dukungan simulasi.Modul terbukti efektif meningkatkan pemahaman konsep dan keterampilan praktik, termasuk wiring rangkaian, debugging, serta penguasaan bahasa C. Keterbatasan penelitian mencakup jumlah sampel kecil dan fokus pada platform Arduino. Secara keseluruhan, modul layak diterapkan dan dapat dikembangkan lebih lanjut pada konteks pembelajaran yang lebih luas. Kata kunci: Modul Ajar; Mikrokontroler; Arduino; Project-Based Learning; Simulasi; Pembelajaran Praktikum; Abstract - This study develops a microcontroller teaching module aimed at improving students’ conceptual understanding and practical skills through the integration of theory, simulation, and project-based learning. Students initially faced difficulties with core concepts such as registers, timers, interrupts, and serial communication, alongside limited access to structured practical materials. The module was developed using the ADDIE model, covering needs analysis, design, development, implementation, and evaluation. The final module includes introductory Arduino content, step-by-step C programming, TinkerCad/Proteus simulations, guided practical activities, and a project-based final task. Expert validation rated the module as highly feasible in terms of material quality, media design, and pedagogical suitability. A classroom trial with 35 students demonstrated substantial learning gains, with average scores improving from 48.6 (pretest) to 82.4 (posttest) and an N-gain of 0.69. Furthermore, 89% of students completed most practical tasks, and 82% successfully completed the final project. Student satisfaction was high, especially regarding instructional clarity, code examples, and simulation support. The module effectively enhanced students’ conceptual understanding and practical competencies, including circuit wiring, debugging, and C programming. Study limitations include a small sample size and reliance on the Arduino platform. Overall, the module is feasible for implementation and can be expanded for broader learning contexts. Keywords: Teaching Modules; Microcontrollers; Arduino; Project-Based Learning; Simulations; Practical Learning;