Dhiny Aminarti
Universitas Siliwangi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS SETTING DISTANCE RELAY SALURAN TRANSMISI 150 KV GARDU INDUK SUNYARAGI MANDIRANCAN ARJAWINANGUN Dhiny Aminarti
Journal Of Power electric And Renewable Energy Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Bontang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59811/

Abstract

Penelitian ini menganalisis setting distance relay pada saluran transmisi 150 kV Sunyaragi–Mandirancan–Arjawinangun dengan membandingkan hasil perhitungan manual, data setting eksisting, serta hasil scanning (pengujian). Distance relay bekerja berdasarkan pengukuran impedansi sehingga penentuan impedansi yang akurat menjadi penting untuk memastikan proteksi yang selektif dan andal. Perhitungan dilakukan untuk zona 1, zona 2, dan zona 3 menggunakan data impedansi saluran, impedansi trafo, serta rasio CT–PT. Hasil menunjukkan bahwa nilai impedansi hasil hitung, setting, dan hasil uji memiliki rentang error 0.96%–3.63%, dan masih berada dalam batas toleransi 5% sesuai panduan MiCOM Numerical Distance Protection. Hal ini menandakan bahwa distance relay yang terpasang di GI Sunyaragi beroperasi dengan baik dan sesuai dengan kondisi lapangan. Penelitian ini memberikan validasi terhadap kinerja proteksi pada jaringan tegangan tinggi, namun masih memiliki keterbatasan karena belum menyertakan simulasi gangguan secara komprehensif.
Analisis Pengaruh Kondisi Infeed Current Terhadap Pembacaan Impedansi Gangguan oleh Distance Relay pada Saluran Transmisi Dhiny Aminarti; Sutisna Sutisna; Asep Andang
Jurnal Litek : Jurnal Listrik Telekomunikasi Elektronika Vol. 23 No. 1 (2026): Jurnal Litek, Maret 2026
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/litek.v23i1.106

Abstract

Fenomena infeed current  pada saluran transmisi 150 kV GI Sunyaragi–Mandirancan–Arjawinangun telah mempengaruhi akurasi pengukuran impedansi oleh rele jarak secara signifikan. Ketidaktepatan tersebut mengakibatkan kesalahan estimasi titik gangguan yang memicu kegagalan operasi, baik berupa jangkauan kurang maupun jangkauan berlebih pada sistem proteksi. Metode yang diterapkan adalah perhitungan nilai faktor infeed (k) sebagai faktor koreksi kesalahan pembacaan oleh rele jarak pada simulasi gangguan hubung singkat di berbagai konfigurasi jaringan (kondisi infeed current). Hasil analisis menunjukkan bahwa Fenomena underreach (jangkauan jauh) terjadi saat ada pembangkit di GI depan dengan kenaikan impedansi sebesar 65,89% dari kondisi stabil (tanpa infeed) dengan impedansi 1,29 Ω menjadi 2,14 Ω. Kemudian terjadi juga pada perubahan saluran ganda ke tunggal naik 43,41% menjadi 1,85 Ω dari 1,29 Ω, serta pada saat ada perubahan saluran ganda ke ganda naik sebesar 30,23% menjadi 1,68 Ω. Sedangkan, fenomena overreach terjadi pada perubahan saluran tunggal ke ganda yang mengalami penurunan impedansi sebesar 6.20% dari 1,29 Ω menjadi 1,21 Ω. Selain itu, keberadaan pembangkit listrik di gardu induk depan memicu fenomena jangkauan kurang yang paling signifikan dengan kenaikan 151,93% dari impedansi sebenarnya pada kondisi stabil 1,29 Ω menjadi 3,25 Ω, terutama pada gangguan satu fasa ke tanah yang mengalami lonjakan impedansi akibat kontribusi arus urutan nol dari trafo. Dari penelitian ini terbukti bahwa nilai faktor infeed (k) mampu mengoreksi kesalahan pembacaan impedansi oleh rele jarak karena faktor infeed current dengan mengalikan nilai faktor infeed (k) ke impedansi setting zona proteksinya.