Husada, Samami
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Evaluasi Kelayakan Lifebuoy Dan Hydrant Pada Area Dermaga 8 PT Pelindo Multi Terminal Balikpapan Alnur, Arafiq; Noeryanto, Noeryanto; Husada, Samami
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1114

Abstract

Kegiatan ini dilakukan untuk mengevaluasi kelayakan lifebuoy dan hydrant sebagai peralatan keselamatan di area Dermaga 8 PT Pelindo Multi Terminal Balikpapan. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan evaluatif. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur menggunakan lembar checklist dan dokumentasi foto terhadap tujuh lifebuoy dan tiga hydrant. Setiap indikator dinilai dengan skala 0–2, dijumlahkan menjadi skor total, kemudian dikonversi menjadi persentase kelayakan dan dibandingkan dengan kriteria internal serta standar SOLAS, LSA Code, dan NFPA 14. Hasil menunjukkan bahwa lima dari tujuh lifebuoy berada pada kategori layak (≥80%), sementara dua unit dinilai kurang layak karena kerusakan fisik dan ketidaklengkapan grabline. Pada sistem hydrant, masih ditemukan ketidaklengkapan komponen penting seperti nozzle, selang, dan box, serta hambatan akses di sekitar titik pemasangan yang menurunkan tingkat kesiapsiagaan pada kondisi darurat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program pemeliharaan dan inspeksi perlu diperkuat melalui perbaikan dan kelengkapan peralatan, penataan ulang penempatan, serta pengendalian housekeeping agar tingkat kelayakan peralatan keselamatan di Dermaga 8 mencapai kategori layak secara menyeluruh.
Penguatan Keselamatan Kerja Operator Alat Mekanik Jenis Forklift melalui Analisis Potensi Bahaya pada Area Warehouse di Pelabuhan Semayang PT Pelindo Multi Terminal Balikpapan Arruan, Miranda Sappe; Noeryanto, Noeryanto; Zainal, Isradi; Husada, Samami
EUNOIA Vol 5 No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Program Studi D4 K3 Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/eunoia.v5i2.1128

Abstract

Aktivitas pengoperasian forklift di area warehouse Pelabuhan Semayang PT Pelindo Multi Terminal Balikpapan merupakan bagian penting dalam mendukung kelancaran proses bongkar muat serta mobilisasi barang. Namun, lingkungan kerja pelabuhan yang dinamis, padat aktivitas, dan memiliki interaksi langsung antara operator, alat mekanik, dan pekerja lainnya menyebabkan potensi bahaya yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya operasional forklift, menilai tingkat risikonya menggunakan metode HIRARC, serta menyusun rekomendasi pengendalian berdasarkan hirarki pengendalian risiko. Pengamatan dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara dengan operator dan petugas HSSE, serta peninjauan SOP perusahaan sebagai dasar analisis. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa risiko tertinggi terdapat pada aktivitas reversing yang dipengaruhi blind spot, pengangkutan material panjang, interaksi forklift–pejalan kaki, serta risiko forklift terguling akibat stabilitas yang berubah. Selain itu, faktor lingkungan seperti permukaan lantai tidak rata, pencahayaan kurang optimal, dan tata letak warehouse yang berubah turut meningkatkan risiko kerja. Pada tahap penilaian risiko, beberapa aktivitas masuk kategori risiko ekstrem dengan potensi fatality apabila tidak dikendalikan secara efektif. Evaluasi terhadap pengendalian yang sudah ada menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan SOP, inspeksi harian, dan penggunaan APD, namun implementasinya masih kurang konsisten. Rekomendasi pengendalian yang disusun meliputi rekayasa teknik, penguatan prosedur administratif, peningkatan kompetensi operator, serta penguatan budaya keselamatan. Melalui penerapan langkah-langkah tersebut, potensi kecelakaan pada pengoperasian forklift dapat dikurangi sehingga keselamatan operator dan pekerja di area warehouse dapat terjamin secara optimal.