This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Hukum
Reski Anwar
Hukum Islam Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Institut Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ketentuan Pertanggungjawaban Pidana Terhadap Usia Anak DalamPerspektif Hukum Pidana Dengan Hukum Islam Reski Anwar
Cakrawala Hukum: Majalah Ilmiah Fakultas Hukum Universitas Wijayakusuma Vol. 23 No. 1 (2021): MAJALAH ILMIAH CAKRAWALA HUKUM
Publisher : Faculty of Law, Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51921/chk.vydgd171

Abstract

Pertanggungjawaban pidana anak bagi anak yangmelakukan tindak pidana diatur dalam hukum pidana di IndonesiaMemiliki beberapa ketentuan yang berpatokan pada regulasi yang ada.Batasan Usia Anak menjadi faktor penentu anak dikenakan hukuman ataulepas dari pertanggungjawaban. Bagaimana konsep ideal usia anak padapertanggungjawaban pidana dan hukum islam. Pendekatan menggunakanyuridis normatif, data kepustakaan dan analisis induktif-komparatif. Darihasil penelitian dapat disimpulkan. Menurut hukum pidana, anak yangdapat dikenakan pidana yaitu berusia 12-18 tahun. Selanjutnya menuruthukum Islam anak yang dikatakan telah Baligh yaitu berusia 15 tahun.Konsep usia ideal anak yang dikenakan pidana menurut Undang-undangNo 11 Tahun 2012 mengatakan bahwa anak yang bisa dikenakan pidanaberusia 12 Tahun sampai 18 Tahun dan belum pernah kawin. Karenaapabila anak melakukan suatu tindak pidana, seperti membunuh,mencuri, atau memperkosa, maka anak tersebut akan bersangkutandengan hukum, dan dikenakan hukuman tindak pidanaa. Hal lain idealnyamenurut hukum islam yang dimana batasan-batasan ini tidakberdasarkan atas hitungan usia, akan tetapi dimulai sejak munculnyatanda biologis atau perubahan secara fisik pada anak tersebut, baik priamaupun wanita.