Hana Kamilah
Universitas Negeri Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : advances in education journal

Pedagogi Fiqih Reflektif: Pengembangan Model Pembelajaran Fiqih Berbasis Mindful Learning untuk Internalisasi Nilai Ibadah Dina Awaliyah; Rahma Dinda; Hana Kamilah; Abdul Fadhil
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study of Fiqh often devolves into ritual formalism, focusing solely on procedural aspects (valid/invalid) and neglecting the substantive, affective values of worship. This leads to a spiritual disconnect, where students perform rituals without internalizing their impact. This conceptual study aims to address this issue by developing the Reflective Fiqh Pedagogy model, employing library research rooted in Fiqh philosophy (Maqashid), Islamic spiritual psychology (khusyuk), and modern mindfulness pedagogy. The data analysis resulted in the Reflective Fiqh Pedagogy model, which is built on three foundations (Fiqh Philosophy, Sufi Spirituality, and Mindfulness Psychology) and four syntaxes: (1) Conceptualization & Intention, (2) Full-Conscious Intervention, (3) Guided Reflection, and (4) Behavioral Connection. This model offers a theoretical solution to transform Fiqh learning from a cognitive-mechanistic approach to an affective-reflective one, thereby facilitating the genuine internalization of worship values. 
Reaktualisasi Pemikiran Ulama Nusantara dalam Menghadapi Tantangan Pendidikan Islam Era Digital Nabila Ramadhani; Puja Maharani; Hana Kamilah; Abdul Fadhil
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan era digital telah mengubah secara mendasar pendidikan Islam, terutama dalam metode pembelajaran dan pembentukan pola pikir peserta didik. Dalam konteks ini, pemikiran ulama Nusantara seperti Syekh Nawawi al-Bantani dan KH. Hasyim Asy‘ari menjadi penting untuk diaktualisasikan karena memuat nilai etika, spiritualitas, moderasi, serta keseimbangan antara ilmu dan amal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam karya ulama Nusantara, menilai relevansinya terhadap tantangan digital, dan merumuskan strategi penerapannya dalam pendidikan modern. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan historis-filosofis dan normatif-pedagogis. Temuan menunjukkan bahwa nilai adab, integritas dalam menuntut ilmu, kehati-hatian dalam memverifikasi informasi, dan moderasi beragama sangat relevan dalam menghadapi arus informasi digital. Implementasinya meliputi penguatan etika digital, pengembangan kurikulum adaptif, inovasi pembelajaran berbasis teknologi, dan penguatan moderasi di ruang digital.