Perkembangan era digital telah mengubah secara mendasar pendidikan Islam, terutama dalam metode pembelajaran dan pembentukan pola pikir peserta didik. Dalam konteks ini, pemikiran ulama Nusantara seperti Syekh Nawawi al-Bantani dan KH. Hasyim Asy‘ari menjadi penting untuk diaktualisasikan karena memuat nilai etika, spiritualitas, moderasi, serta keseimbangan antara ilmu dan amal. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam karya ulama Nusantara, menilai relevansinya terhadap tantangan digital, dan merumuskan strategi penerapannya dalam pendidikan modern. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan historis-filosofis dan normatif-pedagogis. Temuan menunjukkan bahwa nilai adab, integritas dalam menuntut ilmu, kehati-hatian dalam memverifikasi informasi, dan moderasi beragama sangat relevan dalam menghadapi arus informasi digital. Implementasinya meliputi penguatan etika digital, pengembangan kurikulum adaptif, inovasi pembelajaran berbasis teknologi, dan penguatan moderasi di ruang digital.
Copyrights © 2025