Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembelajaran Kewirausahaan melalui Proyek Mini-Startup Syariah: Dampaknya terhadap Kompetensi Entrepreneurial Mahasiswa Edison Hamid; Fajar Azzam Pasha Akhmad; Tri Puspandari
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran kewirausahaan melalui proyek mini-startup syariah dalam meningkatkan kompetensi entrepreneurial mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe pretest–posttest control group. Subjek penelitian berjumlah 57 mahasiswa semester V yang terbagi ke dalam dua kelas, yaitu 28 mahasiswa sebagai kelompok eksperimen dan 29 mahasiswa sebagai kelompok kontrol. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert, penilaian kinerja proyek, serta dokumentasi laporan usaha. Analisis data meliputi uji normalitas (Shapiro–Wilk), uji homogenitas (Levene), independent sample t-test, paired sample t-test, perhitungan effect size (Cohen’s d dan eta squared), serta analisis N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan rata-rata skor sebesar 15,3 poin, lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 3,7 poin. Uji paired sample t-test menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen (t = 12,84; p < 0,05), dan uji independent sample t-test pada posttest menunjukkan perbedaan signifikan antar kelompok (t = 7,96; p < 0,05). Nilai Cohen’s d sebesar 1,45 dan η² sebesar 0,62 menunjukkan efek yang kuat, sedangkan N-Gain sebesar 0,64 berada pada kategori sedang–tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis mini-startup syariah efektif dalam meningkatkan kompetensi entrepreneurial mahasiswa secara signifikan dan substantif.
PENDAMPINGAN APLIKASI SI APIK UNTUK PENGELOLAAN KEUANGAN BERBASIS SYARIAH PADA UMKM DI KOTA BEKASI Fajar Azzam Pasha Akhmad; Tiara Noviarini; Edison Hamid; Tri Puspandari; Bambang Aviantono
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 5, No 1 (2026): JURNAL DEDIKASI UNTUK NEGERI (JDN)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v5i1.5328

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi permasalahan dalam pengelolaan keuangan usaha, seperti pencatatan transaksi yang belum sistematis, rendahnya literasi keuangan syariah, serta terbatasnya pemanfaatan teknologi digital. Hasil observasi awal terhadap 20 pelaku UMKM di Jalan Kartini Kota Bekasi menunjukkan bahwa 85% pelaku usaha masih menggunakan pencatatan manual, 75% belum memisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta 80% belum pernah menggunakan aplikasi pencatatan keuangan digital. Kondisi tersebut menyebabkan pelaku usaha mengalami kesulitan dalam memantau arus kas, menghitung laba usaha, dan menyusun laporan keuangan secara akurat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pelaku UMKM dalam pengelolaan keuangan berbasis syariah melalui pemanfaatan aplikasi SI APIK (Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan) yang dikembangkan oleh Bank Indonesia. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan literasi keuangan syariah, pelatihan penggunaan aplikasi SI APIK, pendampingan praktik, monitoring selama empat minggu, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Pemuda Kota Bekasi dengan melibatkan 20 pelaku UMKM sektor kuliner, jasa, dan perdagangan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 48% pada pre-test menjadi 89% pada post-test atau meningkat sebesar 41%. Selain itu, 90% peserta mampu melakukan pencatatan transaksi digital, 85% mampu mengoperasikan aplikasi secara mandiri, dan 80% berhasil menyusun laporan keuangan sederhana menggunakan SI APIK. Program ini menunjukkan bahwa integrasi literasi keuangan syariah dan pemanfaatan teknologi digital dapat meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan UMKM secara lebih tertib, transparan, dan akuntabel serta menjadi langkah awal transformasi digital UMKM.