Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Literasi Digital Mahasiswa melalui Studi Kasus Strategi Digital UMKM Kuliner dalam Perspektif Ekonomi Islam Puji Waluyo; Bambang Aviantono; Apri Parantoro
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 4 (2026): Advances In Education Journal (Februari)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan literasi digital mahasiswa melalui pembelajaran kewirausahaan berbasis studi kasus UMKM kuliner dalam perspektif ekonomi Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan pada mahasiswa semester V Program Studi Ekonomi Syariah STIES Mitra Karya. Data dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran, wawancara mendalam dengan mahasiswa dan dosen pengampu, dokumentasi konten digital yang diproduksi mahasiswa, serta refleksi tertulis. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin kredibilitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis studi kasus efektif dalam meningkatkan literasi digital mahasiswa secara komprehensif. Mahasiswa mengalami peningkatan kemampuan analisis platform digital, produksi konten pemasaran halal yang transparan, serta integrasi nilai ekonomi Islam sebagai kerangka etis dalam strategi digital. Proses tersebut mendorong terbentuknya penyaringan etis berbasis nilai amanah sebelum implementasi strategi pemasaran. Selain itu, pembelajaran ini berdampak pada penguatan sikap kewirausahaan, terutama dalam aspek kepercayaan diri, kreativitas, dan kemampuan pemecahan masalah. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model literasi digital berbasis nilai dalam pendidikan ekonomi syariah yang mengintegrasikan kompetensi teknologi dengan internalisasi moral dan spiritual di era transformasi digital.
PENDAMPINGAN APLIKASI SI APIK UNTUK PENGELOLAAN KEUANGAN BERBASIS SYARIAH PADA UMKM DI KOTA BEKASI Fajar Azzam Pasha Akhmad; Tiara Noviarini; Edison Hamid; Tri Puspandari; Bambang Aviantono
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 5, No 1 (2026): JURNAL DEDIKASI UNTUK NEGERI (JDN)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v5i1.5328

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Namun, masih banyak pelaku UMKM yang menghadapi permasalahan dalam pengelolaan keuangan usaha, seperti pencatatan transaksi yang belum sistematis, rendahnya literasi keuangan syariah, serta terbatasnya pemanfaatan teknologi digital. Hasil observasi awal terhadap 20 pelaku UMKM di Jalan Kartini Kota Bekasi menunjukkan bahwa 85% pelaku usaha masih menggunakan pencatatan manual, 75% belum memisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta 80% belum pernah menggunakan aplikasi pencatatan keuangan digital. Kondisi tersebut menyebabkan pelaku usaha mengalami kesulitan dalam memantau arus kas, menghitung laba usaha, dan menyusun laporan keuangan secara akurat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi pelaku UMKM dalam pengelolaan keuangan berbasis syariah melalui pemanfaatan aplikasi SI APIK (Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan) yang dikembangkan oleh Bank Indonesia. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan literasi keuangan syariah, pelatihan penggunaan aplikasi SI APIK, pendampingan praktik, monitoring selama empat minggu, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan di Gedung Pemuda Kota Bekasi dengan melibatkan 20 pelaku UMKM sektor kuliner, jasa, dan perdagangan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 48% pada pre-test menjadi 89% pada post-test atau meningkat sebesar 41%. Selain itu, 90% peserta mampu melakukan pencatatan transaksi digital, 85% mampu mengoperasikan aplikasi secara mandiri, dan 80% berhasil menyusun laporan keuangan sederhana menggunakan SI APIK. Program ini menunjukkan bahwa integrasi literasi keuangan syariah dan pemanfaatan teknologi digital dapat meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan UMKM secara lebih tertib, transparan, dan akuntabel serta menjadi langkah awal transformasi digital UMKM.