Perkembangan pendidikan di era digital menghadirkan tantangan serius terhadap pembentukan karakter peserta didik, terutama di tengah meningkatnya orientasi akademik yang kompetitif dan melemahnya nilai moral dalam lingkungan pendidikan. Kondisi tersebut mendorong pentingnya penguatan pendidikan profetik sebagai pendekatan integratif yang menghubungkan dimensi spiritual, sosial, dan intelektual dalam sistem pendidikan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses internalisasi nilai-nilai pendidikan profetik dalam program unggulan akademik di madrasah aliyah serta mengungkap implikasinya terhadap pembentukan karakter peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus di salah satu Madrasah Aliyah Negeri yang memiliki program unggulan akademik berbasis penguatan karakter. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru, pembina program, dan peserta didik. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai profetik dilakukan melalui integrasi nilai transendensi, humanisasi, dan liberasi dalam visi-misi madrasah, kurikulum, pembiasaan religius, keteladanan guru, dan budaya akademik berbasis karakter. Internalisasi tersebut berkontribusi terhadap terbentuknya karakter religius, disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan kolaboratif pada peserta didik. Namun, implementasi nilai profetik masih menghadapi tantangan berupa pengaruh budaya digital, tekanan akademik, dan belum optimalnya evaluasi karakter. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan profetik dapat menjadi paradigma strategis dalam pengembangan program unggulan akademik yang integratif dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik secara holistik.