Moh. Roqib
Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Educational Management Based on Religious Moderation: Empirical Study of Practices in Pesantren Adi Wibowo; Moh. Roqib; Subur; Zohaib Hassan Sain
Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 10 No. 1 (2025): Transformative Islamic education management
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas KH Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/ndhq.v10i1.14

Abstract

Religious moderation has become an important concept in Islamic education, especially in Indonesia, as an effort to instill the values of balance, tolerance, and inclusiveness. Pesantren, as traditional Islamic educational institutions, have a central role in teaching moderation values to santri. This article aims to analyze the application of religious moderation in educational management in pesantren, focusing on aspects of curriculum, leadership, and character education. This research uses a qualitative method with a case study approach at Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo. Data were collected through observation, in-depth interviews with caregivers, santri, and teaching staff, as well as document analysis related to curriculum policies and pesantren management. The analysis was conducted using a thematic approach to identify patterns of religious moderation implementation in the daily activities of the pesantren. The results showed that the application of religious moderation in Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo had a positive impact on increasing tolerance among students and inclusive character building. Religious moderation is also integrated in human resource management, curriculum development, and pesantren leadership activities. In addition, the values of religious moderation help this pesantren in managing social dynamics better, increasing the operational effectiveness of the Institute. The implementation of religious moderation in Pesantren An-Nawawi shows how the pesantren can adapt to modern challenges such as intolerance and radicalism, while still maintaining its traditional identity. The integration of moderation values in the curriculum and management of pesantren strengthens the role of pesantren as institutions that educate generations that are not only academically intelligent, but also have tolerant and inclusive characters. This research confirms that religious moderation plays an important role in pesantren education management, particularly in improving tolerance and management effectiveness. The implication is that this model of implementing religious moderation can be adopted by other pesantren in Indonesia in facing the challenges of radicalism and maintaining social harmony.
Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Profetik Dalam Transformasi Kurikulum Program Unggulan Akademik Di Madrasah Aliyah Intan Umi Khofifah; Moh. Roqib; Rohmat Ilham Romadhon; irkham auladi
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 24 No. 2 (2026): Al Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Universitas Islam KH. Achmad Muzakki Syah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/alqodiri.v24i2.66

Abstract

Perkembangan pendidikan di era digital menghadirkan tantangan serius terhadap pembentukan karakter peserta didik, terutama di tengah meningkatnya orientasi akademik yang kompetitif dan melemahnya nilai moral dalam lingkungan pendidikan. Kondisi tersebut mendorong pentingnya penguatan pendidikan profetik sebagai pendekatan integratif yang menghubungkan dimensi spiritual, sosial, dan intelektual dalam sistem pendidikan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses internalisasi nilai-nilai pendidikan profetik dalam program unggulan akademik di madrasah aliyah serta mengungkap implikasinya terhadap pembentukan karakter peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus di salah satu Madrasah Aliyah Negeri yang memiliki program unggulan akademik berbasis penguatan karakter. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala madrasah, guru, pembina program, dan peserta didik. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai profetik dilakukan melalui integrasi nilai transendensi, humanisasi, dan liberasi dalam visi-misi madrasah, kurikulum, pembiasaan religius, keteladanan guru, dan budaya akademik berbasis karakter. Internalisasi tersebut berkontribusi terhadap terbentuknya karakter religius, disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan kolaboratif pada peserta didik. Namun, implementasi nilai profetik masih menghadapi tantangan berupa pengaruh budaya digital, tekanan akademik, dan belum optimalnya evaluasi karakter. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan profetik dapat menjadi paradigma strategis dalam pengembangan program unggulan akademik yang integratif dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik secara holistik.