Chusnul Muali
Universitas Nurul Jadid Probolinggo, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Influence of Flipped Based Learning on Students' Social Thinking Skills at Muhammadiyah Schools Samsul Huda; Chusnul Muali
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 24 No. 2 (2026): Al Qodiri: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Universitas Islam KH. Achmad Muzakki Syah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/alqodiri.v24i1.68

Abstract

The increasing emphasis on 21st-century competencies has highlighted the critical need for instructional approaches that extend beyond cognitive achievement to include the development of students’ social thinking skills. Despite this demand, conventional teacher-centered practices continue to restrict meaningful interaction, limiting students’ ability to develop essential social competencies. This study investigates the effect of flipped-based learning on students’ social thinking skills in elementary education. A quasi-experimental design with a pretest–posttest non-equivalent control group was employed, involving 64 sixth-grade students divided into experimental and control groups. Data were collected using a validated Likert-scale questionnaire and scenario-based tasks measuring five dimensions: social awareness, cooperation, empathy, interpersonal communication, and social problem-solving. The data were analyzed using Multivariate Analysis of Covariance, followed by univariate ANCOVA and paired t-tests. The results indicate a statistically significant and substantial effect of flipped-based learning across all dimensions of social thinking skills (Wilks’ Lambda = 0.154, p < 0.001). The experimental group demonstrated a markedly higher improvement (14.38%) compared to the control group (4.92%), with large effect sizes observed in cooperation, interpersonal communication, and social problem-solving. These findings suggest that flipped-based learning fosters an interactive learning environment that enhances students’ social reasoning and collaborative capacities. This study contributes theoretically by extending flipped learning research into the social domain and integrating social constructivist and social cognitive perspectives. Practically, it provides a robust framework for designing student-centered learning environments that support holistic development. Overall, flipped-based learning is positioned as a transformative pedagogical model for advancing social thinking skills in contemporary education.
Pendampingan Inovasi Pembelajaran Berbasis Media Visual untuk Mengurangi Kejenuhan Belajar Peserta Didik Nur Azizah Riska Ayu Astiani Mahmudah; Chusnul Muali
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v6i1.562

Abstract

Kejenuhan belajar menjadi tantangan utama pada peserta didik di MDTA Al-Mukhlisin Bondowoso, penyebabnya adalah metode pembelajaran yang monoton dan kurangnya variasi dalam media pembelajaran, dan keterbatasan tenaga pengajar dalam mengembangkan media visual yang interaktif dan menarik. Program pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi guru dalam merancang dan menerapkan inovasi pembelajaran berbasis media visual dalam mengurangi kejenuhan belajar peserta didik. Dalam kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan Participatory Action Resarch (PAR), dimana dalam kegiatan ini melibatkan mitra agar ikut aktif dimulai dari observasi awal, wawancara, sosialisasi, pelatihan media visual melalui aplikasi Canva, pendampingan Implementasi, sampai monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan media visual berupa PPT interaktif dan poster mampu meningkatkan keaktifan, partisipasi, dan fokus peserta didik, serta menurunkan tingkat kejenuhan selama proses pembelajaran. Seluruh guru yang terlibat (12 orang) menyatakan bahwa media visual membantu penyampaian materi menjadi lebih mudah dipahami peserta didik. Keberhasilan program ini sejalan dengan teori Difusi Inovasi Rogers, yang ditunjukkan melalui menurunnya tingkat kerumitan (complexity) penggunaan Canva serta tingginya keterlihatan hasil (observability) berupa perubahan nyata pada perilaku belajar siswa. Program pendampingan ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah lain dengan permasalahan serupa
Pendampingan Optimalisasi Papan Interaktif Digital Untuk Meningkatkan Pemanfaatan Inovasi Pembelajaran Digital Lu’luul Mukarromah; Chusnul Muali
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v6i1.563

Abstract

Pemanfaatan papan interaktif digital sebagai media pembelajaran merupakan salah satu inovasi yang dapat mendukung terciptanya proses pembelajaran yang lebih interaktif dan berpusat pada peserta didik. Namun, pemanfaatannya di SMP Ibnu Kholdun Al-Hasyimy masih belum optimal karena keterbatasan kompetensi guru dalam mengoperasikan dan mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru melalui pendampingan optimalisasi papan interaktif digital sehingga mampu meningkatkan pemanfaatan inovasi pembelajaran digital di sekolah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis pengabdian partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, workshop, pelatihan, pendampingan implementasi, observasi, wawancara, dokumentasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program pendampingan berhasil meningkatkan kompetensi guru dalam mengoperasikan papan interaktif digital serta memanfaatkan berbagai fitur interaktif, seperti penyajian multimedia, anotasi digital, dan kuis interaktif dalam proses pembelajaran. Peningkatan kompetensi tersebut berdampak pada terciptanya pembelajaran yang lebih interaktif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik, yang ditunjukkan melalui meningkatnya partisipasi, motivasi belajar, dan interaksi selama proses pembelajaran. Dengan demikian, pendampingan optimalisasi papan interaktif digital menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan pemanfaatan inovasi pembelajaran digital sekaligus mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di SMP Ibnu Kholdun Al-Hasyimy