Nur Azizah Riska Ayu Astiani Mahmudah
Universitas Nurul Jadid Probolinggo, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendampingan Inovasi Pembelajaran Berbasis Media Visual untuk Mengurangi Kejenuhan Belajar Peserta Didik Nur Azizah Riska Ayu Astiani Mahmudah; Chusnul Muali
Salwatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Togo Ambarsari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59106/salwatuna.v6i1.562

Abstract

Kejenuhan belajar menjadi tantangan utama pada peserta didik di MDTA Al-Mukhlisin Bondowoso, penyebabnya adalah metode pembelajaran yang monoton dan kurangnya variasi dalam media pembelajaran, dan keterbatasan tenaga pengajar dalam mengembangkan media visual yang interaktif dan menarik. Program pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi guru dalam merancang dan menerapkan inovasi pembelajaran berbasis media visual dalam mengurangi kejenuhan belajar peserta didik. Dalam kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan Participatory Action Resarch (PAR), dimana dalam kegiatan ini melibatkan mitra agar ikut aktif dimulai dari observasi awal, wawancara, sosialisasi, pelatihan media visual melalui aplikasi Canva, pendampingan Implementasi, sampai monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan media visual berupa PPT interaktif dan poster mampu meningkatkan keaktifan, partisipasi, dan fokus peserta didik, serta menurunkan tingkat kejenuhan selama proses pembelajaran. Seluruh guru yang terlibat (12 orang) menyatakan bahwa media visual membantu penyampaian materi menjadi lebih mudah dipahami peserta didik. Keberhasilan program ini sejalan dengan teori Difusi Inovasi Rogers, yang ditunjukkan melalui menurunnya tingkat kerumitan (complexity) penggunaan Canva serta tingginya keterlihatan hasil (observability) berupa perubahan nyata pada perilaku belajar siswa. Program pendampingan ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah lain dengan permasalahan serupa