Riska Siti Nurjanah
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

The urgency of introducing balanced nutrition in early childhood to prevent stunting Riska Siti Nurjanah; Wulan Safitri; Wendra Riyadi Somantri; Awalia Latifa Mayda Ikrimah
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 1 No. 2 (2023): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dedicated.v1i2.62184

Abstract

 Maternal and child mortality has increased due to stunting, triggered by the unbalanced nutritional intake of food consumed. 1000 HPK is essential for food needs, such as consuming vegetables, fruit, protein, carbohydrates, and fats. The method used to overcome this problem is counseling on nutritious intake to avoid the dangers of stunting for children. The results of the service activities are known that children in some areas of Margaasih Village already know and are aware of nutritious food intake. Nutritious food intake needs to be consumed every day by children to avoid stunting problems that cause them to have low IQ and developmental disorders until they grow up. However, the counseling activities we do through the method of coloring pictures of the contents of my plate need to be complemented with natural vegetables or fruits so that children better understand the images we provide. This counseling is expected to instill good habits for children to consume food with balanced nutrition.   Abstrak Kematian ibu hamil dan anak meningkat salah satu penyebab dikarenakan stunting atau disebut balita pendek. Hal ini dipicu karena tidak seimbang asupan gizi makanan yang dikonsumsi. Bagi akan kebutuhan makanan ketika 1000 HPK itu penting, seperti mengonsumsi sayuran, buah, protein, karbohidrat, dan lemak. Metode yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini dengan memberikan penyuluhan penyuluhan mengenai asupan bergizi supaya terhindar dari bahaya stunting bagi anak. Hasil dari kegiatan pengabdian diketahui bahwa anak-anak di sebagian wilayah Desa Margaasih sudah mengetahui dan sadar akan asupan makanan yang bergizi. Di mana asupan makanan bergizi perlu dikonsumsi setiap hari oleh anak-anak supaya terhindar dari permasalahan stunting yang menyebabkan mereka memiliki IQ rendah dan gangguan tumbuh kembang hingga mereka dewasa nanti. Namun, kegiatan penyuluhan yang kami lakukan melalui metode mewarnai gambar Isi Piringku perlu dilengkapi dengan sayur atau buah asli, supaya anak-anak lebih memahami gambaran yang kami berikan. Penyuluhan ini diharapkan dapat menanamkan kebiasaan baik untuk anak mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Kata Kunci: Anak-anak; gizi seimbang; stunting