Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Sistem Pengelolaan Arsip pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi Awalia Latifa Mayda Ikrimah; Linda Setiawati
Khazanah: Jurnal Pengembangan Kearsipan Vol 16, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Arsip Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/khazanah.77872

Abstract

Arsip-arsip yang dikelola oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi sangat beragam dan mengalami pertambahan setiap harinya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem pengelolaan arsip di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi meliputi jadwal retensi arsip dan proses pemusnahan arsip. Penelitian menggunakan metode metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian survey dan instrument penelitian wawancara terstruktur. Partisipan yang diwawancara merupakan seorang arsiparis yang berkerja di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi dengan jabatan arsiparis ahli muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi menggunakan sistem digital dalam mengelola sebagian arsip. Selain itu, kegiatan penyusunan jadwal retensi arsip dilakukan oleh Lembaga Kearsipan Daerah setempat, serta proses pemusnahan arsip tidak mengikutsertakan seluruh arsip dikarenakan banyaknya arsip vital di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi. Penerapan jadwal retensi arsip pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sukabumi membuat sistem pengelolaan arsip yang efesien dan efektif.
The Role of Library Facilities and Infrastructure in Increasing Visitor Visits Awalia Latifa Mayda Ikrimah; Angga Hadiapurwa; Gema Rullyana; Diemas Arya Komara
Literatify: Trends in Library Developments Vol 4 No 2 (2023): SEPTEMBER
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/literatify.v4i2.39730

Abstract

Introduction. As one of the supporters of learning activities whose existence we often encounter in every school, the library is intended to support teaching and learning activities. This study aims to determine the role of library facilities and infrastructure in increasing interest in visiting Taruna Bakti students.Research methods. The research method used is a qualitative research method with a case study type. Researchers conducted observations, interviews, and descriptive analysis.Analysis data. Researchers conducted data analysis through three stages: data reduction, data presentation, conclusions, and verification.Results and Discussion. The Taruna Bakti Foundation library has almost met the standards for the procurement of library facilities and markets based on indicators adapted by researchers from the Regulation of the Head of the National Library of the Republic of Indonesia Number 12 of 2017 concerning National Standards for High School/Madrasah Aliyah Libraries so that the Taruna Bakti Foundation Library can make users comfortable and increase visitor visits.
The urgency of introducing balanced nutrition in early childhood to prevent stunting Riska Siti Nurjanah; Wulan Safitri; Wendra Riyadi Somantri; Awalia Latifa Mayda Ikrimah
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 1 No. 2 (2023): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dedicated.v1i2.62184

Abstract

 Maternal and child mortality has increased due to stunting, triggered by the unbalanced nutritional intake of food consumed. 1000 HPK is essential for food needs, such as consuming vegetables, fruit, protein, carbohydrates, and fats. The method used to overcome this problem is counseling on nutritious intake to avoid the dangers of stunting for children. The results of the service activities are known that children in some areas of Margaasih Village already know and are aware of nutritious food intake. Nutritious food intake needs to be consumed every day by children to avoid stunting problems that cause them to have low IQ and developmental disorders until they grow up. However, the counseling activities we do through the method of coloring pictures of the contents of my plate need to be complemented with natural vegetables or fruits so that children better understand the images we provide. This counseling is expected to instill good habits for children to consume food with balanced nutrition.   Abstrak Kematian ibu hamil dan anak meningkat salah satu penyebab dikarenakan stunting atau disebut balita pendek. Hal ini dipicu karena tidak seimbang asupan gizi makanan yang dikonsumsi. Bagi akan kebutuhan makanan ketika 1000 HPK itu penting, seperti mengonsumsi sayuran, buah, protein, karbohidrat, dan lemak. Metode yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini dengan memberikan penyuluhan penyuluhan mengenai asupan bergizi supaya terhindar dari bahaya stunting bagi anak. Hasil dari kegiatan pengabdian diketahui bahwa anak-anak di sebagian wilayah Desa Margaasih sudah mengetahui dan sadar akan asupan makanan yang bergizi. Di mana asupan makanan bergizi perlu dikonsumsi setiap hari oleh anak-anak supaya terhindar dari permasalahan stunting yang menyebabkan mereka memiliki IQ rendah dan gangguan tumbuh kembang hingga mereka dewasa nanti. Namun, kegiatan penyuluhan yang kami lakukan melalui metode mewarnai gambar Isi Piringku perlu dilengkapi dengan sayur atau buah asli, supaya anak-anak lebih memahami gambaran yang kami berikan. Penyuluhan ini diharapkan dapat menanamkan kebiasaan baik untuk anak mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Kata Kunci: Anak-anak; gizi seimbang; stunting 
Stunting prevention through posyandu in Margaasih Awalia Latifa Mayda Ikrimah; Aulia Rahmawati; Farikha Diah Andini Hernowo Putri
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 1 (2024): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dedicated.v2i1.62173

Abstract

There is still a stunting rate in Margaasih Village, so the village community is trying to reduce this rate with ongoing programs. The Posyandu program, one of the village health service programs running every month, seeks to reduce stunting rates. A team of Universitas Pendidikan Indonesia students conducted community service in Margaasih Village to help reduce stunting rates. One of the activities carried out by the service team is assisting ongoing village programs, namely the Posyandu program, counseling, and providing additional food. The team also implemented the program based on the results of surveys and problem identification carried out in Margaasih Village and assisted with PPosyandu activities in Margaasih Village, as well as providing additional food from processed catfish to help reduce stunting rates. The team also held counseling regarding complementary foods for breast milk with participant mothers who still have children aged infants to toddlers. It is hoped that this counseling can provide mothers with an understanding of what food preparations are suitable for babies and help reduce stunting rates.   Abstrak Masih terdapat angka stunting di Desa Margaasih, sehingga masyarakat desa berupaya untuk menurunkan angka tersebut dengan program yang sedang berjalan. Program Posyandu sebagai salah satu program layanan kesehatan desa yang berjalan setiap bulannya berupaya dalam menurunkan angka stunting. Tim mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia melakukan pengabdian di Desa Margaasih untuk membantu mengurangi angka stunting. Kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdian salah satunya adalah dengan membantu program desa yang sedang berjalan yaitu program Posyandu, penyuluhan, dan pemberian makanan tambahan. Tim juga melaksanakan program tersebut berdasarkan hasil survei dan identifikasi masalah yang telah dilakukan di Desa Margaasih dan membantu kegiatan posyandu di Desa Margaasih, serta memberikan makanan tambahan dari olahan ikan lele untuk membantu mengurangi angka stunting. Selain itu, tim juga mengadakan penyuluhan mengenai makanan pendamping asi dengan peserta ibu-ibu yang masih memiliki anak berusia bayi hingga balita. Penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada ibu-ibu mengenai olahan makanan yang baik untuk bayi dan membantu menurunkan angka stunting. Kata Kunci: Pengabdian masyarakat; posyandu; stunting 
August 17th commemoration as an event promoting of healthy lifestyle in Margaasih Tsabitah Nurulhaq; Eka Maitsa Hadyani; Riyan Ananda Nurfadilah; Awalia Latifa Mayda Ikrimah
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2024): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dedicated.v2i2.62183

Abstract

Physical activity is an inseparable component of a healthy lifestyle. The promotion of increased physical activity can be done in various ways, one of which is by holding social activities that involve the entire community. Margaasih Village, which is located in Margaasih District, Bandung Regency, promotes this healthy lifestyle through two activities to increase physical activity, namely aerobic exercise competitions and healthy walking activities. These two activities were carried out to celebrate the anniversary of August 17. This community service aims to examine promotional activities to increase these activities through a literature review as a basis, using descriptive methods with observation as the focus of data collection. Based on the literature review and observations made, aerobic exercise competitions and healthy walking activities held by Margaasih Village to celebrate August 17 were effective as promotional media for increasing physical activity in Margaasih Village. Social activities as already implemented can be a medium for increasing public awareness of healthy lifestyles through increasing physical activity. Social activities like this would be better if they were held every month, not just during the anniversary of independence.   Abstrak Aktivitas fisik merupakan komponen yang tidak dapat dipisahkan dari pola hidup sehat. Promosi peningkatan aktivitas fisik dapat dilakukan melalui berbagai cara, salah satunya adalah dengan mengadakan kegiatan sosial yang melibatkan seluruh masyarakat. Desa Margaasih yang terletak di Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung melakukan promosi pola hidup sehat ini melalui dua kegiatan peningkatan aktivitas fisik, yaitu lomba senam aerobik dan kegiatan jalan sehat. Dua kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka merayakan hari peringatan 17 Agustus. Pengabdian ini bertujuan untuk mengkaji kegiatan promosi peningkatan aktivitas tersebut melalui kajian literatur sebagai landasan, menggunakan metode pengabdian deksriptif dengan observasi sebagai fokus pengumpulan data. Berdasarkan kajian literatur dan observasi yang dilakukan, lomba senam aerobik dan kegiatan jalan sehat yang diadakan Desa Margaasih dalam rangka merayakan 17 Agustus efektif sebagai media promosi peningkatan aktivitas fisik di Desa Margaasih. Kegiatan sosial sebagaimana yang sudah dilaksanakan dapat menjadi media peningkatan kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat melalui peningkatan aktivitas fisik. Kegiatan sosial-sosial seperti ini akan lebih baik bila diadakan setiap bulan tidak hanya ketika pelringatan kemerdekaan saja. Kata Kunci: hari kemerdekaan; pola hidup sehat; promosi kegiatan
Stunting prevention counseling and supplementary feeding in Margaasih Djakwan Vici Mulyadi; Tita Nurjanah; Awalia Latifa Mayda Ikrimah; Dimas Hot Asi Pasiribu
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2024): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dedicated.v2i2.62263

Abstract

The Supplementary Feeding Program (PMT) is intended to provide additional nutrition to children in need and who are growing. To prevent stunting, this Supplementary Feeding is not only given to children but also to pregnant women. The Supplementary Feeding Program must be adjusted to local conditions, especially local food conditions. The ultimate goal of this program is to ensure that children get the right nutrition so that they grow optimally and reduce the risk of stunting and other nutritional problems. We design activities in the form of counseling and making additional food. Counseling is carried out directly with a lecture method on preventing stunting, which begins with a pre-test, presentation of material, and post-test. The counseling material consists of two main materials, namely breast milk and complementary foods intended to prevent stunting. PMT can be distributed in the form of rice and fish nuggets at the end of the presentation session, which can be practiced at home by pregnant women and mothers of toddlers.   Abstrak Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ditujukan untuk memberikan tambahan nutrisi pada anak-anak yang membutuhkan dan sedang dalam masa pertumbuhan. Dalam rangka pencegahan stunting Pemberian Makanan Tambahan ini tidak hanya diberikan pada anak saja melainkan kepada ibu hamil juga. Program Pemberian Makanan Tambahan perlu disesuaikan dengan kondisi lokal setempat terutama keadaan pangan lokalnya. Tujuan akhir dari program ini ialah untuk memastikan anak-anak mendapatkan gizi yang sesuai agar mereka tumbuh kemang secara optimal dan mengurangi risiko stunting dan masalah gizi lainnya. Mahasiswa peserta pengabdian merancang kegiatan berupa penyuluhan dan pembuatan makanan tambahan. Penyuluhan dilakukan secara langsung dengan metode ceramah mengenai pencegahan stunting yang diawali dengan pre test, pemaparan materi, dan post test. Materi penyuluhan terdiri dari dua materi utama, yakni mengenai ASI dan MPASI yang ditujukan sebagai upaya untuk mencegah stunting. Padai akhir sesi pematerian dibagikan PMT berupa nasi dan nugget ikan yang dapat dipraktikkan di rumah masing-masing oleh ibu hamil dan ibu balita. Kata Kunci: ASI; MPASI; pemberian makanan tambahan