Nur Janah
Universitas Ahmad Dahlan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Assistance of digital information systems to improve learning quality in vocational students Nur Janah; Aldo Setiawan; Helena Anggraeni Putri; Deny Hadi Siswanto
Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 1 (2025): Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/dedicated.v3i1.82125

Abstract

The rapid development of information technology has significantly impacted various sectors of life, including education. This activity was carried out at SMK Muhammadiyah 2 Tempel and involved 28 eleventh-grade students from the Logistics Engineering program. The main objective of the activity was to enhance students' abilities in accessing, understanding, and managing digital information systems to support technology-based learning. The implementation process was divided into three stages: the preparation stage (which involved identifying the needs of both students and teachers), the implementation stage (encompassing workshops, technical training, and intensive mentoring), and the evaluation stage. Data collection techniques included direct observation, semi-structured interviews, and pre-tests and post-tests. The results showed a significant improvement in students' digital skills, as indicated by the increase in the average score. Students became more independent, confident, and active in utilizing digital platforms for learning purposes. Teachers also observed an increase in student engagement and participation during online learning activities. Reflections and feedback from both students and teachers indicated that a participatory approach combined with continuous mentoring proved highly effective in bridging the digital literacy gap.   Abstrak Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai sektor kehidupan, termasuk pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 2 Tempel dengan melibatkan 28 peserta didik kelas XI Teknik Logistik. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mengakses, memahami, dan mengelola sistem informasi digital guna menunjang pembelajaran berbasis teknologi. Proses pelaksanaan kegiatan terbagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap persiapan (melalui identifikasi kebutuhan peserta didik dan guru), tahap pelaksanaan (meliputi workshop, pelatihan teknis, serta pendampingan intensif), dan tahap evaluasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan antara lain observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, serta tes awal (pre-test) dan tes akhir (post-test). Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan digital peserta didik, ditandai dengan kenaikan rata-rata skor. Siswa menjadi lebih mandiri, percaya diri, dan aktif dalam memanfaatkan platform digital untuk pembelajaran. Guru juga mencatat adanya peningkatan keaktifan dan partisipasi siswa dalam kegiatan belajar daring. Refleksi serta umpan balik dari peserta didik dan guru mengindikasikan bahwa pendekatan partisipatif dan pendampingan berkelanjutan sangat efektif menjembatani kesenjangan literasi digital. Kata Kunci: mutu pembelajaran; sekolah menengah kejuruan; sistem informasi digital
School strategies in instilling student discipline to improving education quality Arga Bagus Pratama Dyah Aan Firman Syah; Nur Janah; Deny Hadi Siswanto
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 1 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i1.81149

Abstract

Discipline as a significant factor in improving the quality of education and shaping student character needs to be upheld in the implementation of education. Therefore, this study aims to determine the school's strategy in instilling student discipline values at SMA Muhammadiyah Mlati. This research employs a descriptive qualitative method, utilizing data collection techniques that include observation and interviews with the principal, vice principal for student affairs, and homeroom teachers. The results showed that the implemented strategies included the enforcement of school regulations, habituation of religious activities such as Zuhur prayer in congregation, and parental involvement in supporting student discipline. Supporting factors in the implementation of discipline include the active role of the principal, teachers, and educators. However, the main challenge faced is students' low awareness of time discipline and compliance with school rules. To overcome this obstacle, the school employs educational sanctions and moral coaching on an ongoing basis. It can be concluded that the strategies implemented focus on strengthening character and promoting discipline as part of the school culture, thereby improving the quality of education.   Abstrak Kedisiplinan sebagai faktor utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan membentuk karakter siswa perlu ditegakkan pada pelaksanaan pendidikan. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi sekolah dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan siswa di SMA Muhammadiyah Mlati. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, dan wali kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan meliputi penerapan peraturan sekolah, pembiasaan kegiatan religius seperti salat Zuhur berjamaah, serta keterlibatan orang tua dalam mendukung kedisiplinan siswa. Faktor pendukung dalam penerapan disiplin meliputi peran aktif kepala sekolah, guru, serta tenaga pendidik. Namun, tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya kesadaran siswa terhadap disiplin waktu dan kepatuhan terhadap aturan sekolah. Dalam mengatasi hambatan ini, pihak sekolah menerapkan sanksi edukatif dan pembinaan moral secara berkelanjutan. Dapat disimpulkan bahwa strategi yang diterapkan berfokus pada penguatan karakter dan pembiasaan disiplin sebagai bagian dari budaya sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Kata Kunci: kedisiplinan siswa; manajemen sekolah; strategi sekolah