Moh Wahib
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mahardhika Surabaya, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Revitalisasi Akses Transportasi: Strategi untuk Memperbaiki Pendapatan Komunitas Pedesaan di Indonesia Sri Lestari; Ari Susanto; Moh Wahib
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 3 No. 3 (2025): MARCH 2025
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v3i3.190

Abstract

Revitalisasi akses transportasi menjadi faktor krusial dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi di komunitas pedesaan, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Aksesibilitas yang lebih baik meningkatkan mobilitas tenaga kerja, memperluas jangkauan pasar bagi produk lokal, dan mengurangi biaya logistik, sehingga berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat (Gannon & Liu, 1997; Bryceson, Bradbury, & Bradbury, 2008). Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana modernisasi infrastruktur transportasi berkontribusi terhadap perbaikan kondisi ekonomi komunitas pedesaan di Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis studi kasus pada beberapa wilayah terpencil yang mengalami pembangunan jaringan jalan dan fasilitas transportasi publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi transportasi berperan signifikan dalam membuka peluang ekonomi baru, mempercepat akses pendidikan dan layanan kesehatan, serta meningkatkan integrasi pasar lokal dengan pasar regional (Porter, 2014; Starkey & Hine, 2014). Namun, tantangan seperti ketimpangan akses, biaya pemeliharaan, dan kebutuhan adaptasi sosial tetap menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, strategi revitalisasi harus mempertimbangkan keberlanjutan ekonomi dan partisipasi masyarakat lokal secara aktif dalam perencanaan dan implementasi.
Teknologi dan Manusia: Harmoni Baru dalam Manajemen Sumber Daya Manusia Era 5.0 Moh Wahib
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 3 No. 3 (2025): MARCH 2025
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v3i3.192

Abstract

Revolusi Society 5.0 telah memunculkan paradigma baru dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM), di mana harmoni antara teknologi canggih dan nilai-nilai kemanusiaan menjadi kunci utama keberhasilan organisasi. Artikel ini membahas bagaimana teknologi seperti artificial intelligence (AI), big data, dan otomatisasi dapat digunakan bukan untuk menggantikan manusia, tetapi untuk memperkuat kontribusi manusia dalam proses kerja. Pendekatan manajemen SDM di era 5.0 tidak lagi berfokus pada efisiensi semata, melainkan pada integrasi antara inovasi teknologi dan pendekatan human-centric, yang menjunjung tinggi empati, kreativitas, dan pengembangan potensi karyawan. Studi ini mengkaji teori dan praktik manajemen SDM 5.0 berdasarkan referensi dari pakar global seperti Schwab (2019) yang menekankan pentingnya human enhancement dalam Revolusi Industri Keempat, dan Marr (2020) yang menguraikan peran AI dalam mendukung pengambilan keputusan yang lebih manusiawi. Penelitian juga merujuk pada pendekatan Japan Society 5.0 yang memprioritaskan “super smart society” berbasis teknologi yang inklusif dan berkelanjutan (Cabinet Office of Japan, 2019). Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tinjauan literatur dan studi kasus dari perusahaan global seperti Fujitsu dan Unilever yang telah menerapkan strategi SDM berbasis harmoni teknologi-manusia. Hasil kajian menunjukkan bahwa keseimbangan antara digitalisasi dan nilai-nilai kemanusiaan berkontribusi signifikan terhadap produktivitas, kepuasan kerja, serta loyalitas karyawan. Dengan demikian, manajemen SDM era 5.0 perlu dikembangkan sebagai sistem adaptif yang tidak hanya responsif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga berakar kuat pada kemanusiaan dan kesejahteraan.
Peningkatan Akses Transportasi: Strategi untuk Memperbaiki Pendapatan Komunitas Pedesaan di Indonesia Ari; Moh Wahib
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 2 (2026): JANUARY 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i2.249

Abstract

Peningkatan akses transportasi merupakan determinan kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan masyarakat pedesaan, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Keterbatasan infrastruktur transportasi di wilayah rural terbukti meningkatkan biaya logistik, mempersempit akses pasar, serta menghambat mobilitas tenaga kerja dan distribusi hasil pertanian. Studi ini bertujuan menganalisis strategi peningkatan akses transportasi sebagai instrumen kebijakan untuk memperbaiki pendapatan komunitas pedesaan melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan analisis kebijakan dan telaah literatur internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa investasi infrastruktur jalan, integrasi moda transportasi lokal, serta penguatan tata kelola dan partisipasi masyarakat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan produktivitas dan akses pasar. Temuan ini sejalan dengan laporan World Bank (2019) yang menegaskan bahwa konektivitas jalan pedesaan berhubungan langsung dengan pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan. Selain itu, penelitian oleh Asian Development Bank (2021) menunjukkan bahwa peningkatan infrastruktur transportasi pedesaan berdampak pada penurunan biaya distribusi hingga 30% dan peningkatan pendapatan petani secara signifikan. Secara teoretis, hasil ini juga didukung oleh pendekatan pembangunan ekonomi wilayah yang menekankan pentingnya konektivitas sebagai katalis pertumbuhan inklusif (Donaldson, 2018). Dengan demikian, strategi peningkatan akses transportasi berbasis kolaborasi multipihak dan keberlanjutan fiskal menjadi rekomendasi utama dalam memperkuat daya saing ekonomi pedesaan di Indonesia.