Mohammad
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mahardhika Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Virtual Experience dan Augmented Reality: Masa Depan Pemasaran Wisata Religi Mohammad
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 3 No. 6 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v3i6.246

Abstract

Integrasi Virtual Experience (VX) dan Augmented Reality (AR) merepresentasikan suatu terobosan strategis dalam rekonfigurasi pemasaran wisata religi, menawarkan solusi terhadap paradoks klasik antara promosi global dan preservasi lokalis serta kapasitas situs suci yang terbatas. Berdasarkan tinjauan literatur, artikel konseptual ini berargumen bahwa VX berfungsi sebagai alat promosi imersif pra-kunjungan yang membangun sense of presence dan keterikatan emosional (Guttentag, 2010), sementara AR berperan sebagai medium interpretasi on-site yang memperkaya konteks spiritual dan historis, sehingga meningkatkan kedalaman pengalaman dan pemahaman (Yung & Khoo-Lattimore, 2019). Konvergensi kedua teknologi ini tidak hanya mengatasi tantangan aksesibilitas dan keberlanjutan (Shinde, 2020), tetapi lebih jauh mentransformasi pemasaran destinasi religi dari sekadar promosi transaksional menjadi fasilitasi perjalanan spiritual yang holistik, edukatif, dan berpusat pada penciptaan makna (meaning-making). Implikasinya, masa depan pemasaran wisata religi terletak pada ekosistem digital yang memadukan virtual pre-experience, augmented on-site engagement, dan post-visit spiritual reflection, yang pada akhirnya mendukung pelestarian warisan budaya dan inklusivitas spiritual dalam paradigma pariwisata yang bertanggung jawab.