Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS GREEN INTELLECTUAL CAPITAL DAN ECO-EFFICIENCY TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN SUSTAINABILITY REPORT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Muslikhun; Miya Dewi
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 2 (2026): JANUARY 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i2.254

Abstract

Penelitian konseptual ini bertujuan menganalisis pengaruh Green Intellectual Capital dan Eco-Efficiency terhadap Nilai Perusahaan dengan Sustainability Report sebagai variabel mediasi. Isu ini menjadi penting karena nilai perusahaan tidak lagi hanya dibentuk oleh kinerja keuangan historis, tetapi juga oleh kemampuan perusahaan dalam mengelola pengetahuan hijau, efisiensi sumber daya, pengungkapan keberlanjutan, dan legitimasi sosial di tengah meningkatnya perhatian investor terhadap risiko lingkungan, sosial, dan tata kelola. Green Intellectual Capital dipahami sebagai aset pengetahuan tidak berwujud yang mendukung perilaku, sistem, budaya, inovasi, dan relasi ramah lingkungan perusahaan, yang mencakup Green Human Capital, Green Structural Capital, dan Green Relational Capital. Eco-Efficiency dipahami sebagai kemampuan perusahaan menghasilkan output ekonomi dengan penggunaan sumber daya dan dampak lingkungan yang lebih rendah. Sustainability Report diposisikan sebagai mekanisme pengungkapan yang mentransformasikan kapabilitas hijau dan efisiensi lingkungan menjadi sinyal kredibilitas, transparansi, legitimasi, dan kepercayaan pasar. Dengan menggunakan landasan Stakeholder Theory, Legitimacy Theory, Signaling Theory, Resource-Based View, dan Agency Theory, Artikel ini menyimpulkan bahwa Green Intellectual Capital dan Eco-Efficiency berpotensi meningkatkan nilai perusahaan, terutama apabila kapabilitas dan praktik hijau tersebut dikomunikasikan secara kredibel melalui Sustainability Report. Kontribusi artikel terletak pada integrasi aset intelektual hijau, efisiensi ekologis, dan kualitas pelaporan keberlanjutan sebagai kerangka penjelas nilai perusahaan dalam ekonomi berkelanjutan.
Pendampingan UMKM Dalam Pemanfaatan Marketplace Untuk Meningkatkan Daya Saing Didesa Gedangan Sidoarjo Muslikhun; Burhan; Hanifah
Jurnal Ekonomi, Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): APRIL
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jependimas.v3i2.73

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pemasaran melalui pemanfaatan marketplace. Namun, masih banyak pelaku UMKM di tingkat desa yang belum memanfaatkan platform digital secara optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaan teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM dalam memanfaatkan marketplace sebagai media pemasaran digital guna meningkatkan daya saing usaha di Desa Gedangan Sidoarjo. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan praktik langsung dalam pembuatan serta pengelolaan toko online. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan marketplace, mulai dari pembuatan akun toko online, pengunggahan produk, hingga pengelolaan transaksi dan promosi produk. Selain itu, pelaku usaha juga mulai memahami pentingnya penggunaan foto produk yang menarik serta deskripsi produk yang jelas untuk meningkatkan minat beli konsumen. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan UMKM di Desa Gedangan Sidoarjo mampu meningkatkan daya saing produk serta memperluas jangkauan pasar melalui pemanfaatan marketplace.
Strategi Personal Branding Influencer dalam Meningkatkan Engagement di Media Sosial Instagram Muslikhun
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 2 (2026): JANUARY 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i2.259

Abstract

Perkembangan Instagram sebagai media sosial telah membuka peluang bagi influencer untuk membangun personal branding guna menarik dan mempertahankan keterlibatan audiens. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi personal branding influencer dalam meningkatkan engagement di Instagram. Fokus penelitian mencakup lima dimensi personal branding, yaitu authenticity, consistency, differentiation, storytelling, dan audience interaction. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan menganalisis berbagai teori dan hasil penelitian terdahulu terkait personal branding dan engagement media sosial. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, dan sumber akademik yang relevan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal branding yang efektif mampu meningkatkan engagement secara signifikan. Authenticity membangun kepercayaan audiens, consistency memperkuat identitas influencer, differentiation menciptakan keunikan, storytelling meningkatkan keterikatan emosional, dan audience interaction memperkuat hubungan dengan pengikut. Dengan demikian, penerapan kelima dimensi tersebut menjadi faktor penting dalam meningkatkan engagement di Instagram.
PEOPLE ANALYTICS BERBASIS ETIKA: MENYEIMBANGKAN KEPUTUSAN DATA DAN PRIVASI KARYAWAN PADA PT WISATA DUNIA DI SIDOARJO Muslikhun
JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES Vol. 4 No. 4 (2026): MAY 2026
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jebmass.v4i4.268

Abstract

Pemanfaatan people analytics memberikan peluang bagi organisasi untuk meningkatkan ketepatan keputusan sumber daya manusia melalui pengolahan data rekrutmen, kehadiran, kinerja, kompetensi, pembelajaran, dan retensi. Namun, penggunaan data karyawan juga menimbulkan risiko etis berupa pengumpulan data berlebihan, penggunaan data di luar tujuan awal, pengawasan yang intrusif, bias algoritmik, kebocoran data, serta berkurangnya otonomi karyawan. Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana PT Wisata Dunia di Sidoarjo dapat menyeimbangkan kebutuhan keputusan berbasis data dengan pelindungan privasi karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dalam bentuk studi kasus konseptual melalui kajian literatur, analisis regulasi, dan pemetaan tematik terhadap siklus data sumber daya manusia. Hasil analisis menunjukkan bahwa people analytics yang etis harus dibangun di atas tujuh prinsip, yaitu kejelasan tujuan, minimisasi data, transparansi, dasar pemrosesan yang sah, keadilan, pengawasan manusia, serta keamanan dan akuntabilitas. Penerapan prinsip tersebut memerlukan inventarisasi data, penilaian dampak etika dan privasi, pembatasan akses berbasis peran, pengujian bias, mekanisme keberatan, kebijakan retensi, serta audit berkala. Penelitian ini mengusulkan model tata kelola bertahap yang mengintegrasikan fungsi manajemen, sumber daya manusia, teknologi informasi, dan perwakilan karyawan. Dengan tata kelola tersebut, people analytics dapat menjadi sarana peningkatan kualitas keputusan tanpa mengubah data karyawan menjadi instrumen pengawasan yang tidak proporsional.