Trenggono Tri Widodo
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Inovasi Usaha pada UMKM Coffee Shop di Kecamatan Coblong Kota Bandung Trustorini Handayani; Nando Tifano; Trenggono Tri Widodo
Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen Vol. 3 No. 3 (2025): Agustus: Jurnal Riset dan Inovasi Manajemen
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jrim-widyakarya.v3i3.5527

Abstract

The main objective of this study is to analyze business innovation implemented by Coffee Shops in Coblong District, Bandung City, considering the increasing number of similar businesses emerging, triggering fierce competition in this industry. In facing these conditions, business actors are required to continue to innovate to be able to survive and excel in the competition. This study uses a descriptive analysis method with an approach to calculating the average value of each variable measured using a Likert scale. The study population consisted of 38 Coffee Shop entrepreneurs who served as research samples. Based on the analysis results, business innovation was measured through four main indicators, namely relative advantage, compatibility, dissemination, and communicability. In general, Coffee Shops in this area have succeeded in innovating well, although there are variations in achievement for each indicator. The indicator with the highest score is communicability, which refers to the ability of staff, especially baristas and cashiers, to interact with customers in a friendly, polite, and effective manner. This is not only limited to greeting but also creating a comfortable atmosphere so that customers feel appreciated, which ultimately increases customer loyalty. Conversely, the indicator with the lowest score is dissemination, which indicates that most customers tend to only order a specific type of coffee without exploring other menu variations. This condition can be seen as an opportunity to strengthen superior products, but also signals that the product diversification strategy is not running optimally. Therefore, it is important for coffee shop businesses in Coblong to develop a menu diversification strategy, both in terms of beverage types and service variations, so that the business remains competitive, relevant to diverse consumer preferences, and able to increase competitiveness amidst the increasingly rapid growth of the coffee shop industry.
Analisis Kepuasan Pelayanan di UPTD Metrologi Legal Kota Batam pada Sektor Industri dengan Metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI) Nanang Alamsyah; Trenggono Tri Widodo; Albertus Laurensius Setyabudhi; Rifanti Nadia
Jurnal Teknik Ibnu Sina Vol 6 No 01 (2021): Jurnal Teknik Ibnu Sina
Publisher : Jurnal Teknik Ibnusina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan pelanggan merupakan salah satu sasaran mutu yang harus dicapai dalam setiap pelayanan. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, seluruh instansi pemerintahan wajib menerapkan pelayanan sesuai dengan standar. Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Metrologi Legal Kota Batam merupakan salah satu instansi pemerintah yang bergerak dalam bidang jasa tera/tera ulang terhadap alat ukur yang digunakan dalam kegiatan perdagangan. Berfungsi untuk memastikan keadilan transaksi yang dilakukan. Dalam hal ini tidak hanya kepuasan wajib tera saja, namun juga kepuasan masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan metode perhitungan Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI) dengan objek wajib tera dan masyarakat pengguna Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Metode Importance Performance Analysis (IPA) digunakan untuk mengidentifikasi tingkat kepentingan setiap atribut pelayanan dan Customer Satisfaction Index (CSI) digunakan untuk mengetahui tingkat kepuasan wajib tera dan masyarakat secara keseluruhan. Berdasarkan hasil penelitian, metode Importance Performance Analysis (IPA) untuk pengguna SPBU sebesar 94% dan Wajib Tera sebesar 96%. Sedangkan perhitungan metode Customer Satisfaction Index (CSI), untuk pengguna SPBU sebesar 75,55% dan Wajib Tera sebesar 82,73%. Dapat dikatakan bahwa UPTD Metrologi Legal Kota Batam telah memberikan kinerja terbaiknya pada Wajib Tera dan hasil tera/tera ulang
Perancangan Alat Bantu Kerja Pengangkatan Barang di Gudang Ace Hardware Dengan Metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) dan Recommended Weight Limit (RWL) Trenggono Tri Widodo; Sanusi; Junianta Panca Nugraha
Jurnal Teknik Ibnu Sina Vol 7 No 01 (2022): Jurnal Teknik Ibnu Sina
Publisher : Jurnal Teknik Ibnusina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ace Hardware merupakan perusahaan dibidang retail barang yang menyediakan perlengkapan teknik dan industri di Indonesia. Workload atau beban kerja merupakan usaha yang harus dikeluarkan oleh seseorang untuk memenuhi permintaan dari pekerjaan tersebut. Sedangkan capacity adalah kemampuan/ kapasitas manusia. Sebagian besar dari aktivitas fisik manusia dalam industri terjadi dalam kegiatan manual material handling. Aktivitas pengangkatan barang yang dilakukan secara manual dengan jumlah dan berat beban barang yang relative banyak jenis dan berbeda-beda . kondisi tersebut mengakibatkan keluhan dibagian tubuh pekerja. Penelitian ini diawali dengan megindetifikasi keluhan pekerja dengan melalui kuisioner Nordic Body Map dan wawancara yang kemudian hasilnya diterjemahkan menjadi pra perancangan alat bantu kerja pengangkatan barang yang digunakan untuk perbaikan metode pengangkatan barang yang berguna mengurangi dampak keluhan cidera pada tubuh pekerja.
ANALISI PERENCANAAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DAN REORDER POINT (ROP) PADA PT ANUGRAH ABADI CITRARASA TB Adhyatma Arum; Sanusi; Trenggono Tri Widodo
Jurnal Teknik Ibnu Sina Vol 7 No 02 (2022): Jurnal Teknik Ibnu Sina
Publisher : Jurnal Teknik Ibnusina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Anugrah Abadi Citrarasa perlu menerapkan metode EOQ dan ROP dalam pengendalian persediaan bahan baku tepung. Metode EOQ dan ROP dapat membantu perusahaan untuk mengetahui perbandingan biaya antara kebijakan perusahaan dengan perhitungan metode EOQ, dan mengetahui kapan yang tepat untuk memesan kembali bahan baku tepung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: jumlah per pesanan bahan baku tepung dengan menggunakan metode EOQ sebesar 5.985 kg, jumlah pemesanan bahan baku optimal sebanyak 15 kali pesan/tahun, persediaan pengaman yang harus tersedia sebesar 550 kg, pemesanan kembali yang seharusnya dilakukan saat bahan baku tepung sebesar 1.425 kg dan besarnya total biaya persediaan dengan menggunakan metode EOQ sebesar Rp. 27.654.702. Total biaya persediaan lebih kecil bila dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan pada periode yang sama mencapai Rp. 59.798.282. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan metode EOQ lebih efisien bila digunakan dalam manajemen pengendalian persediaan di perusahaan karena dapat meminimumkan total biaya persediaan sebesar 53,5 %.