Ita Rahmawati
Universitas Ivet Semarang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Guru dalam Mendukung Pengembangan Kreativitas Anak Usia 4–5 Tahun: Studi Literatur, lailatul maghfiroh; Aura Early; Ita Rahmawati; Hery Setyowati
Teaching and Learning Research Journal Vol. 1 No. 2 (2025): April
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66770/tlrj.v1i2.52

Abstract

Kreativitas merupakan aspek penting dalam perkembangan anak usia dini, khususnya pada rentang usia 4–5 tahun yang dikenal sebagai masa emas pertumbuhan. Guru memiliki peran strategis sebagai fasilitator dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuhnya kreativitas anak. Studi ini bertujuan untuk mengkaji peran guru dalam mendukung pengembangan kreativitas anak usia 4–5 tahun berdasarkan tinjauan literatur. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah dan hasil penelitian sebelumnya yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran guru sangat signifikan dalam memberikan stimulus, menciptakan suasana yang mendukung eksplorasi, serta menyediakan media dan metode pembelajaran yang variatif. Guru yang kompeten sebagai fasilitator mampu memfasilitasi ide, imajinasi, dan ekspresi anak secara optimal. Temuan ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kapasitas guru dalam merancang strategi pembelajaran kreatif menjadi kunci penting dalam pengembangan potensi anak usia dini.
Implementasi Media Pembelajaran Berbasis Bathok Kelapa dan Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Budaya Anak Usia 4-5 Tahun Ita Rahmawati; Maria Wihelmina Ivangka; Lusia Lawa; Dyah Kusbiyantari
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66770/tlrj.v2i1.95

Abstract

Pendidikan anak usia dini memiliki peran strategis dalam menanamkan literasi budaya sebagai fondasi pembentukan identitas nasional sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi media pembelajaran berbasis bathok kelapa dan kearifan lokal dalam meningkatkan kemampuan literasi budaya anak usia 4–5 tahun. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis secara kritis berbagai sumber ilmiah berupa jurnal nasional dan internasional, buku referensi, serta laporan penelitian yang relevan dengan literasi budaya, media pembelajaran berbasis kearifan lokal, dan perkembangan anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa media bathok kelapa memiliki potensi besar dalam memperkenalkan kosakata budaya, makna simbolik benda tradisional, serta nilai-nilai sosial budaya melalui aktivitas bermain yang bermakna. Selain itu, penggunaan media alami berbasis lingkungan lokal dinilai mampu meningkatkan keterlibatan, fokus, dan pengalaman belajar kontekstual anak. Studi ini menyimpulkan bahwa media bathok kelapa berbasis kearifan lokal dapat menjadi alternatif strategis dalam penguatan literasi budaya anak usia dini.