This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Yahya Febrianto
Universitas Pelangka Raya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Uji efektivitas permen jelly ekstrak serai wangi (Cymbopogon nardus L.) terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans Yulia Kristyanti; Yahya Febrianto; Evanisia More
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.54319

Abstract

Sariawan adalah suatu lesi atau luka kecil yang dimulai dengan sensasi terbakar atau menyengat di bagian rongga mulut seperti di dalam pipi, lidah maupun bibir. Penyebab sariawan bervariasi mulai dari pengaruh lingkungan, trauma, inflamasi, neuroplastik, degeneratif atau kongenital hingga infeksi bakteri, virus atau jamur. Infeksi jamur yang sering dijumpai adalah infeksi jamur Candida albicans. Candida albicans merupakan flora normal tubuh manusia yang sering dijumpai pada area rongga mulut dalam jumlah kecil, dan biasanya tidak menimbulkan masalah namun dlam kondisi tertentu jumur dapat tumbuh dalam optimal. Salah satu tanaman dengan potensi herbal yang tinggi dan mudah ditemukan di Indonesia adalah tanaman serai wangi. Kandungan kimia dalam tanaman sereh yang dapat menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans yaitu saponin, flavonoid dan tanin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui formulasi yang optimal dari permen jelly ekstrak serai wangi (Cymbopogon nardus L.) 20%, 25%, atau 30% dalam menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans penyebab sariawan. Metode penelitian ini adalah metode eksperimental yang terdiri dari empat kelompok uji. Penentuan aktivitas antijamur menggunakan metode difusi cakram dengan melihat adanya zona bening disekitar cakram. Hasil penelitian menuunjukkan sediaan permen jelly ekstrak serai wangi memiliki sifat fisik sediaan yang baik. Sediaan dengan konsentrasi 20%, 25%, 30% mampu menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans dengan diameter rata-rata zona hambat sebesar 6.5 mm, 9.5 mm dan 12.66 mm. Konsentrasi yang paling optimal menghambat pertumbuhan jamur Candida albicans adalah 30%.